Kapolres Blitar Kota AKBP Adewira Negara Siregar saat menjenguk Jaenab.
BLITAR, BANGSAONLINE.com - Nasib memilukan dialami Jaenab. Janda warga Desa Selorejo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar ini mengalami luka parah di kepala, punggung, dan tangan kirinya. Luka yang dialami Jaenab ini diketahui karena dianiaya menggunakan cangkul oleh adik kandungnya yang menderita gangguan jiwa.
Jaenab yang mengalami luka parah ini kemudian dibawa ke RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar oleh para tetangganya. Namun meski sudah dibawa ke RS, Jaenab tidak bisa langsung ditangani karena luka parah di tangan kiri Jaenab yang sangat parah. Petugas medis harus melakukan operasi untuk mengamputasi tangan Jaenab.
BACA JUGA:
- Maling Ayam di Blitar yang Resahkan Warga Ditangkap, 7 Ekor Ayam dan Motor Diamankan Polsek Nglegok
- Kapolres Blitar Bantah Isu Wakapolres Aniaya Ajudan hingga Patah Tulang Hidung
- Remaja Putus Sekolah Dijajakan Layani Hidung Belang di Kota Blitar, 5 Mucikari Diamankan
- Siswi 14 Tahun di Kota Blitar Diduga Jadi Korban TPPO, Polisi Selidiki Jaringan Pelaku Mucikari
Biaya operasi yang harus dijalani Jaenab menurut informasi pihak RS mencapai Rp 8,5 juta. Padahal untuk hidup sehari-hari saja Jaenab hanya bekerja sebagai buruh harian. Terlebih, Jaenab menjadi tulang punggung keluarga yang harus menghidupi ibunya yang sudah renta dan Birin (adik Jaenab yang mencangkulnya).
Derita Jaenab ini diunggah di media sosial oleh seorang warga yang peduli bernama Arif Witanto.
"Monggo bersama-sama ayo kita bantu ringankan beban sesama yang benar-benar membutuhkan ini. Semoga melalui unggahan ini mampu mengetuk hati saudara semua untuk peduli," demikian penggalan Arif Witanto di akun facebooknya.
Kabar penderitaan Jaenab ini pun akhirnya terdengar hingga ke telinga Kapolres Blitar Kota AKBP Adewira Negara Siregar. Tanpa berpikir panjang Adewira bersama beberapa pejabat di Polres Blitar yang mengetahui kondisi Jaenab langsung memberikan bantuan untuk biaya operasi Jaenab.
"Luka yang dialami Jaenab ini merupakan luka yang cukup serius dan harus segera ditangani. Saya prihatin karena korban adalah warga tidak mampu," ungkap Adewira, Rabu (26/12/2018).
Informasi yang diterima, Jaenab dioperasi Rabu (26/12/2018) pagi di RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar. Adewira berharap operasi yang dijalani Jaenab berjalan lancar dan Jaenab bisa beraktivitas seperti sedia kala. (ina/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




