MADIUN, BANGSAONLINE.com - Sebagai bentuk kepedulian dan upaya meningkatkan partisipasi generasi milenial di Kota Madiun, RRI (Radio Republik Indonesia) menggelar kegiatan Gerakan Cerdas Memilih di SMA 3 Taruna Angkasa, Jumat (22/03/2019).
Ketua KPU Kota Madiun Sasongko mengatakan, peran generasi muda milenial sangat penting. Sebab sesuai data sebanyak 30 hingga 40 persen hak pilih di Indonesia dan khususnya di Kota Madiun merupakan suara generasi muda. Sasongko mengajak generasi muda untuk tidak menjadi bagian golongan putih (golput) pada 17 April 2019.
BACA JUGA:
- Kontraktor Keluhkan Pembayaran Proyek PT INKA Madiun Belum Lunas, Tersisa Rp100 Juta
- 513 Rumah Warga Madiun Dapat Sambungan Listrik Gratis dari Program BPBL Seruni KMP Bidang IV
- Autodebit JKN Jadi Solusi Praktis Jaga Kepesertaan Tetap Aktif
- Lansia di Madiun Ditemukan Tak Bernyawa, Diduga jadi Korban Tabrak Lari
“Jumlah data generasi milenial sangat luar biasa. Artinya negara ini mau berdiri kokoh dan menjadi negara hebat mendatang, semuanya tergantung generasi muda saat ini,“ paparnya.
Hal senada diungkapkan Ketua Bawaslu Kota Madiun Kokok Heru Purwoko. Ia mengatakan, generasi muda yang tidak menggunakan hak pilihnya, merupakan sesuatu kesalahan. Sebab satu suara menentukan kemajuan negara lima tahun mendatang. Kokok berpesan selain menyalurkan hak pilihnya, generasi muda juga dapat ikut mengawasi pelaksanaan pemilu. jika ada yang melanggar silahkan di laporkan ke bawaslu.
“Jadi hari-hari sekarang ini masa kampanye tenang. Dan pencoblosan merupakan hari yang sangat rawan terjadi pelanggaran yang dilakukan para peserta pemilu, sehingga perlu peran semuanya untuk mengawasi agar demokrasi kita bersih,” pungkasnya. (hen/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




