H. Wakidi, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Trenggalek. foto: HERMAN/ BANGSAONLINE
TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Selama lima tahun terakhir, satu dari tiga kursi unsur pimpinan DPRD Trenggalek diduduki oleh Partai Demokrat. Namun, berdasarkan hasil pemilu legislatif 2019, Partai Golkar diprediksi bakal menduduki kursi unsur pimpinan Dewan menggantikan Partai Demokrat.
H. Wakidi Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Trenggalek mengatakan perolehan suara Partai Golkar tahun ini mengalami peningkatan ketimbang tahun sebelumnya.
BACA JUGA:
- DPRD Trenggalek Siap Teruskan Aspirasi 4 Tuntutan Guru PAUD Nonformal
- RDP Komisi IV DPRD Trenggalek Tampung Aspirasi PPG Prajabatan soal Prioritas Calon Tenaga Guru
- Ratusan Anggota Koperasi Madani Datangi DPRD Trenggalek, Tuntut Audit dan Pengembalian Dana
- DPRD Trenggalek Soroti Kisruh Tambang PT Djawani di Ngentrong: Diduga Ada Komitmen Tak Dipenuhi
"Perolehan suara Partai Golkar tahun ini meningkat daripada tahun sebelumnya. Tahun ini suara yang diperoleh 55 ribu lebih, sedangkan tahun yang lalu kita hanya memperoleh suara 41.500 suara," ungkap H. Wakidi di kantor DPD Golkar Jalan Brigjen Soetran Trenggalek, Kamis (2/5).
H. Wakidi lantas menerangkan secara detail tentang jumlah perolehan kursi caleg DPRD di masing masing Dapil (Daerah pemilihan). Dikatakan olehnya, bahwa di Dapil satu yang meliputi kecamatan Trenggalek, Durenan, Bendungan, dan Pogalan, pihaknya meraih dua kursi.
Selanjutnya untuk Dapil Dua yang meliputi kecamatan Gandusari, Kampak, dan Watulimo, Golkar meraih satu kursi.
Kemudian untuk Dapil tiga yang meliputi kecamatan Panggul, Munjungan, dan Dongko juga mendapat satu kursi. Dan yang terakhir Dapil empat yang meliputi Kecamatan Karangan, Suruh, Pule, dan Tugu mendapat dua kursi.






