Suasana kemacetan di depan Pasar Tradisional Kolpajung Pamekasan.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Kemacetan yang sering terjadi di Pasar Tradisional Kolpajung Pamekasan banyak dikeluhkan oleh warga yang akan berbelanja maupun yang akan melewati Jalan Ronggosukowati.
Banyaknya pengunjung dan pedagang pasar yang memarkir kendaraannya di luar tempat parkir pasar dan di bahu jalan menjadi penyebab utama macetnya jalan di depan pasar paling besar di bumi gerbang salam tersebut. Ditambah lagi adanya mobil angkutan plat kuning yang berhenti sembarangan.
BACA JUGA:
- Dihadiri Mendikdasmen, Puluhan Siswa Pingsan Saat Senam Anak Indonesia Sehat di Pamekasan
- Dugaan Penipuan Umrah di Pamekasan Memanas, Korban Kini Digugat Balik Agensi
- Bupati Pamekasan Tiga Kali Tinjau SGMRP Demi Sukseskan Puncak Hardiknas Jatim 2026
- Jelang Iduladha, PLN ULP Pamekasan Perkuat Jaringan demi Cegah Gangguan Listrik
Pantauan BANGSAONLINE.com, kendaraan yang diparkir tepat di bahu jalan Pasar Tradisional Kolpajung Pamekasan mayoritas adalah mobil.
Menurut Wawan warga Desa Kolpajung, yang setiap hari harus melalui jalan di depan pasar Kolpajung untuk berangkat kerja, kemacetan itu terjadi sejak pukul 08:00 WIB. "Kemacetan di belokan pasar Kolpajung itu dikarenakan banyaknya parkir mobil angkutan umum dan motor liar yang terparkir di bahu jalan," keluh Wawan, Selasa (25/6/19).
Hal senada disampaikan oleh Holil warga Desa Kowel, saat dirinya mengantarkan istrinya ke Pasar Tradisional Kolpajung. Ia berharap di depan Jalan Tradisional Kolpajung ada petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub) yang melakukan penertiban.
"Setiap mau ke pasar macet terus setiap hari. Apalagi banyak kendaraan angkutan umum yang masih terparkir di depan pasar yang terlihat sesak. Masih ditambah adanya parkir liar, ya semakin macet," keluhnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




