Rumah tersangka yang jadi lokasi pencabulan.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Rahmat Santoso Slamet alias Memet (30), warga Jalan Kupang Segunting IV nomor 25, Kecamatan Tegalsari, bikin geger warga usai ditangkap Unit I Renakta Subdit IV Ditreskrimum Polda Jatim, Kamis (18/7).
Tidak ada yang menyangka jika Memet melakukan tindak pencabulan terhadap anak di bawah umur, karena pelaku yang diketahui berprofesi sebagai Pembina Pramuka tersebut dikenal sebagai sosok pendiam dan ramah.
BACA JUGA:
- Polrestabes Surabaya Tetapkan Kakek Penjaga Toko di Sukomanunggal Jadi Tersangka Pencabulan
- Kakek di Wonokromo Diduga Cabuli Anak dan Ibu Muda, Kasus Ditangani Polrestabes Surabaya
- Berlangsung di Panti Asuhan Budi Kencana Baratajaya, Sidang Dugaan Kekerasan Seksual Dilakukan PS
- Dihadirkan saat Jumpa Pers, Mantan Ketua BNPM Surabaya Nyaris Tak Sadarkan Diri
SR (55), Bibi tersangka mengatakan, Memet dalam keseharianya dikenal sebagai anak yang pendiam.
"Gak nyangka, memet itu orangnya pendiam kalau bekerja juga cekatan," ucap SR, Rabu (24/7/2019).
Bahkan, SR mengaku tidak menyangka dan tidak menaruh curiga terhadap pelaku melakukan tindak asusila di dalam rumahnya yang kebetulan bersebelahan.
"Kita sering bercanda lho mas. Rumahnya juga selalu ramai, Makanya seperti ndak percaya gitu. Kok bisa," lanjutnya.






