NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Prosesi Siraman Sedudo Nganjuk yang tahun ini jatuh pada Sabtu (14/9) lalu, digelar dengan meriah dan khidmat dengan adat sakral Jawa.
Acara siraman selain dihadiri para wisatawan domestik, juga wisatawan mancanegara (wisman). Mereka datang untuk melihat secara langsung prosesi tersebut.
BACA JUGA:
- HUT ke-1089 Nganjuk, Bupati Tekankan Sejarah Manusuk Sima dan Ajak Warga Bersinergi
- Bupati Kediri, Jombang dan Nganjuk Rembug Pembangunan Flyover Mengkreng
- Pasar Murah di Nganjuk Diserbu Warga, Gubernur Khofifah: Kendalikan Inflasi, Stabilkan Harga Bapok
- Kejati Jatim Bekali Ribuan Santri Ponpes Al Ubaidah Wawasan Kebangsaan dan Toleransi Beragama
Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat memimpin langsung siraman sedudo. Hadir juga Wakil Bupati Marhaen Jumadi, Ketua DPRD Nganjuk Tatit Heru Tjahyono, dan Wakil Ketua I, II, dan III, Kapolres, Dandim, Kajari, Sekda, Kepala Dinas, dan masyarakat.
Bupati mengucapkan terima kasih kepada pihak penyelenggara dari Dinas Pariwisata yang telah mengatur dan menata sedemikian baik. "Saya menaruh simpati terhadap para wisatawan, termasuk adanya wisatawan asing," kata Novi dikutip BANGSAONLINE.com.
Menurutnya, hal seperti ini bisa semakin ditingkatkan, terutama memperkenalkan obyek wisata di Kabupaten Nganjuk, selain wisata air terjun Sedudo dan Rorokuning.
"Bisa kira lihat bersama ada 7 (tujuh) negara yang hadir di antaranya Tanzania, Zimbatwe, Madagaskar, Malaysia, Timor Leste, Zambia, Pakistan, dan Myanmar. Saya harap ini kesempatan sekaligus memperkenalkan berbagai potensi di Kabupaten Nganjuk," ungkap Novi.






