Alat berat jenis backhoe milik Pemkab Pasuruan saat melakukan normalisasi.
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Untuk mengoptimalkan kegiatan normalisasi sungai dan saluran irigasi di wilayah Kabupaten Pasuruan yang cukup luas, Pemkab Pasuruan kembali melakukan penambahan atau pengadaan 4 unit alat berat di P-APBD 2019 ini.
Penambahan armada alat berat tersebut juga dikarenakan 3 unit alat berat milik Dinas Sumberdaya Air dan Tata Ruang sudah berusia uzur dan kerap mengalami kerusakan saat dipergunakan. Tambahan alat berat ini, diharapkan dapat menunjang irigasi pertanian.
BACA JUGA:
- Dilema PPPK dan Napas APBD Pasuruan: Komisi I DPRD Cari Formula 'Bensin'
- Kolaborasi Mas Rusdi dan Gus Shobih Wujudkan Pemerintahan Akuntabel di Kabupaten Pasuruan
- Pemkab Pasuruan Ajukan Revitalisasi Pasar Wisata Cheng Hoo Rp66 Miliar ke Pemerintah Pusat
- Wabup Pasuruan Pantau GPM Serentak di Halaman Kecamatan Kejayan
Menurut Kepala Dinas Sumberdaya Air dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan Ir. Misbah Zunib pada BANGSAONLINE.com, anggaran yang dialokasikan untuk pengadaan 4 unit alat berat itu senilai Rp 4 miliar.
"Anggaran mencapai Rp 4 miliar itu dicairkan melalui P-APBD," jelas Misbah.
Kata dia, penambahan alat berat tersebut bukan tanpa alasan. Sebab, pada saat kegiatan normalisasi di lapangan, alat berat yang saat ini dimiliki kerap mengalami kerusakan karena umurnya memang sudah tua. "Sedangkan biaya perawatannya juga tinggi, mengingat spare part alat berat harganya lumayan mahal," katanya.
Dikonfirmasi terkait hal ini, Wakil Ketua DPRD Rusdi Sutejo mengaku sangat mendukung pengadaan alat berat tersebut. Menurutnya, luas wilayah serta volume jaringan irigasi di Pasuruan sangat banyak. Karena itu, dengan tambahan armada itu, politikus gerindra ini berharap dapat mempercepat penanganan normalisasi maupan kegiatan penertiban bangunan liar. (bib/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




