Jumat, 27 November 2020 15:23

​Kini, Kulit Bertato Orang Mati Bisa Digunakan untuk Hiasan Dinding

Senin, 21 Oktober 2019 17:35 WIB
Editor: Choirul
​Kini, Kulit Bertato Orang Mati Bisa Digunakan untuk Hiasan Dinding
Tatto, sedikit sakit bisa beri kenangan seumur hidup atau penyesalan seumur hidup. foto: mirror.co.uk

BANGSAONLINE.com - Seorang dokter hewan menawarkan jasa kontroversial. Yaitu, menguliti tato pada keluarga yang meninggal, untuk dijadikan hiasan dinding, agar bisa mengenang almarhum selamanya.

Tato bisa sangat berarti dan memiliki banyak nilai sentimental bagi pemilik dan orang yang mereka cintai. Selama masa hidup, beberapa orang dapat menghabiskan ribuan tinta tubuh mereka dan satu tukang mayat, yang juga dokter hewan, menawarkan layanan kontroversial untuk mengubah tato menjadi 'seni rupa'. Dialah Michael Sherwood, dari Cleveland.

Layanan ini bermula, beberapa tahun yang lalu ketika Michael dan putranya Kyle sedang minum-minum bersama teman-teman mereka dan mereka melanjutkan dengan topik tentang seberapa besar arti tato bagi orang-orang. Salah satu teman Michael mengatakan kepadanya bahwa ia ingin tato miliknya dilestarikan ketika ia lewat, seperti dilansir 9news.com.au.

"Dengan seni dalam tato dan betapa maknanya bagi orang, mengapa tidak menyimpannya setelah mereka mati?," kata Kyle.

"Orang-orang menaruh abu di guci di atas mantel dan mengunjungi batu nisan dengan nama orang yang mereka cintai di atasnya. Mengapa tidak menyimpan tato mereka sebagai peringatan?," tambahnya.

Maka, mereka akhirnya melahirkan layanan 'Save My Ink Forever' .

Kyle menjelaskan 'proses panjang' menguliti mayat yang memakan waktu tiga hingga empat bulan, dan dimulai dalam 72 jam setelah kematian seseorang. Diawali dari mayat kulit bertato itu 'dikeluarkan' di rumah duka.

Mereka mengatakan proses itu tidak mengganggu prosesi pemakaman, atau kremasi dan dilakukan dengan standar martabat dan rasa hormat - meskipun harus mengambil tato di wajah, atau vagina atau penis. “Setelah tato itu sudah jadi hiasan dinding, tak lagi perlu perawatan selamanya,” kata dia.

'Save My Ink Forever' telah menerima beberapa reaksi - dengan pasangan itu bahkan dibandingkan dengan Ed Gein, seorang pembunuh terkenal karena membuat pakaian dan topeng dari tubuh korbannya.

Michael dan Kyle sebaliknya fokus pada keinginan pada keluarga yang dicintai, meskipun mereka harus menolak permintaan untuk membuat kap lampu dan sampul buku dari kulit. "Kami membantu keluarga dan memenuhi keinginan terakhir mereka," tambah Kyle. "Kami tidak mencoba membuat freakshow."

Sumber: mirror.co.uk
Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 20 November 2020 22:13 WIB
SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Berbicara tentang destinasi wisata di Kabupaten Sumenep memang tak pernah sepi. Selain memiliki sejumlah tempat wisata religi dan budaya, kabupaten yang berada di ujung timur Pulau Madura ini juga memiliki segudang destina...
Selasa, 10 November 2020 09:44 WIB
Oleh: M. Mas’ud Adnan --- Peristiwa 10 November 1945 adalah tonggak sejarah sangat penting bagi bangsa Indonesia, terutama umat Islam. Sebab, pada momentum 10 November itulah, nasionalisme mendapat pemaknaan sangat signifikan dalam paradigma k...
Minggu, 22 November 2020 21:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Jumat, 06 November 2020 10:34 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...