Herdiyanto Sutantyo, Kuasa Hukum Sekda Gresik.
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Syaiful Maarif, S.H., selaku kuasa hukum Sekda Gresik Andhy Hendro Wijaya melayangkan surat pencabutan gugatan praperadilan tertulis di Pengadilan Negeri (PN) Gresik.
Praperadilan terhadap Kejari Gresik atas penetapan status Sekda sebagai tersangka dugaan kasus korupsi pemotongan insentif pajak daerah pada BPPKAD Gresik itu dicabut lantaran ada sejumlah administrasi yang belum lengkap.
BACA JUGA:
- Sekda Gresik Serahkan SK Pensiun Kadis Pertanian, Kenaikan Pangkat dan Tugas Belajar ASN
- Dewan Apresiasi Kinerja BPPKAD Gresik, Pendapatan Pajak Capai Rp139 Miliar
- Sekda Gresik: Mutasi Pejabat Struktural Dijadwalkan Januari–Februari 2026
- Pemkab Gresik Apresiasi Wajib Pajak, Sediakan Hadiah Motor hingga Paket Umrah
Syaiful bersama anak buahnya datang ke Panitera Pengganti PN Gresik, Nurtianingsih, untuk mengajukan permohonan pencabutan secara tertulis, Kamis (21/11) petang.
"Kami selaku kuasa hukum praperadilan Sekda Gresik telah mencabut permohonan secara tertulis di PN Gresik," kata Syaiful Ma'arif kepada wartawan.
Menurut Syaiful, pencabutan pendaftaran praperadilan Sekda lantaran ada beberapa administrasi yang masih belum dipenuhi. "Nanti sambil memenuhi kekurangan admnistrasi kami akan pelajari lagi materi praperadilan dan tidak menutup kemungkinan akan kami ajukan lagi," jelasnya.
Sementara itu Humas PN Gresik, Herdiyanto Sutantyo membenarkan gugatan praperadilan penetapan tersangka Sekda Gresik telah dicabut Syaiful Ma'arif.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




