
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Sekretaris DPC PPP Kabupaten Gresik Khoirul Huda mengungkapkan pasangan calon yang paling berpeluang mendapatkan rekom dari partainya untuk diusung dalam Pilbup Gresik 2020.
Menurut Huda, Komposisi rekom dari PPP nantinya bisa Qosim-Nadlir, Anha-Nadlir, Alif-Nadlir, dan Nadlir-Nur Qolib. "Peluang-peluang seperti itu sangat memungkinkan," terang Ketua Fraksi Partai Amanat Pembangunan (FAP) DPRD Gresik ini.
Diungkapkannya, penjaringan bakal calon bupati (bacabup) dan bakal calon wakil bupati (bawabup) yang digelar PPP sudah rampung pada 23 Desember lalu. Total ada lima pendaftar yang semuanya mengambil posisi bacabup.
Mereka adalah Ketua PPP Gresik Achmad Nadlir, mantan Wakil Ketua DPRD Gresik Nur Qolib, Ketua Golkar Gresik Ahmad Nurhamim (Anha), Ketua Gerindra Gresik Asluchul Alif, dan terakhir Ketua PKB Gresik Moh.Qosim.
"Sesuai mekanisme, tahapannya usai penjaringan, nama-nama yang terjaring dikirim ke DPP melalui DPW. Kelimanya sudah kami kirim," ujar Huda kepada BANGSAONLINE.com, Jumat (27/12).
Menurut Huda, DPP PPP nantinya akan menurunkan rekom kepada calon secara berpasangan, meskipun dari lima calon yang mendaftar sama-sama mengambil posisi bacabup.
Huda menambahkan, PPP saat ini tengah intens membangun koalisi menghadapi kontestasi Pilbup Gresik 2020. PPP, lanjut Huda, juga akan tahu diri kalau dalam koalisi nanti hanya mendapatkan posisi nomor 2 atau cawabup. Hal ini mengingat kekuatan PPP di DPRD Gresik hanya 3 kursi. Sementara jumlah kursi yang dibutuhkan untuk memberangkatkan pasangan cabup-cawabup minimal 10 kursi atau 20 persen.
"Kami siap mendapatkan jatah cawabup. Hal ini realistis sesuai jumlah kursi yang kami punya," pungkas dia. (hud/ns)