PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Upaya Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk meningkatkan pelayanan dan kenyamaan pengunjung yang berbelanja ke pasar terus dilakukan, salah satunya dengan meningkatkan sarana dan prasarana pasar daerah.
Untuk tahun 2020 ini, Disperindag Kabupaten Pasuruan akan kembali melakukan revitalisasi pasar daerah yang dianggap kurang representatif. Tak tanggung tanggung, untuk mewujudkan itu, Disperindag sudah menyiapkan anggaran miliaran rupiah dari APBD tahun 2020.
BACA JUGA:
- Kadisperindag Bantah Ada Kios di Plasa Bangil Punya Tanggungan Rp500 Juta Lebih, Chairil: ini Aneh
- Pimpin Apel Penertiban Pasar Besar, Wali Kota Pasuruan Tekankan Keadilan dan Kenyamanan
- Waspadai Daging Gelonggongan di Pasar Tradisional, Satgas Pangan Kabupaten Pasuruan Gelar Sidak
- Dicurhati Pedagang Pasar Purwosari Makin Sepi Pembeli, Begini Solusi dari Khofifah
Beberapa pasar daerah yang masuk rencana revitalisasi di antaranya Pasar Porwosari, Pasar Godang Wetan, Pasar Buah Prigen, Pasar Pasrepan, Pasar Nguling, dan Pasar Ngempit.
Kepala Disperindag Kabupaten Pasuruan Edy Suwanto yang dikonfirmasi BANGSAONLINE.com membenarkan ada beberapa pasar daerah yang pada tahun ini akan direvitalisasi karena kondisinya sudah banyak yang rusak. Selain itu, dinilai kurang layak untuk dipergunakan untuk aktivitas berjualan.
"Ada beberapa pasar yang akan dibangun tahun ini, karena kondisinya sudah banyak yang rusak dan tidak layak," jelas Edy. Ia menyebuat anggaran revitalisasi itu, di antaranya untuk Pasar Buah di Prigen telah dianggarkan Rp 5,3 miliar, Pasar Purwosari Rp 5 miliar, Pasar Nguling Rp 3,4 miliar, dan Pasar Pasrepan Rp 570 juta. (bib/par/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




