Sabtu, 10 April 2021 21:54

Komisi II DPRD Gresik Siap Perjuangkan Pupuk Subsidi Untuk Petambak

Senin, 03 Februari 2020 13:16 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Syuhud
Komisi II DPRD Gresik Siap Perjuangkan Pupuk Subsidi Untuk Petambak
Ketua DPRD Gresik Fandi Akhmad Yani bersama para Ketua AKD saat memberikan keterangan pers. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Komisi II DPRD Gresik merespons berkurangnya jatah pupuk bersubsidi untuk petani pangan, dan dihapusnya subsidi pupuk untuk petani tambak (petambak).

Wakil Ketua Komisi II, M. Syahrul Munir (F-PKB) mengaku mendapat banyak keluhan terkait pengurangan jatah pupuk bersubsidi ini. Apalagi dari petani tambak, yang sudah tak mendapat jatah pupuk bersupsidi pasca keluarnya Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) No. 01 tahun 2020.

"Komisi II tengah mencari solusi untuk persoalan berkurangnya pupuk bersubsidi untuk petani pangan. Kami juga tengah mencari solusi dihapusnya pupuk subsidi untuk petambak," ujar Sahrul Munir kepada BANGSAONLINE.com, Senin (3/2).

Sahrul mengungkapkan, di dalam Permentan 01 tahun 2020 terdapat pasal realokasi untuk cadangan pupuk. "Sehingga, ada ruang untuk meminta tambahan alokasi pupuk," ungkapnya.

BACA JUGA : 

Pemkab-DPRD Gresik Berencana Anggarkan Rp 150 M per Tahun untuk Penanganan Kali Lamong

Usai Ditolak Warga Gulomantung, PT Indo Metal Recycle Disidak Ketua DPRD Gresik dan Komisi III

Pengusaha Gresik Keluhkan Urus Perizinan dan Sambungan PDAM

Tak Hanya OPD, DPRD Gresik Juga Alami Refocusing Anggaran Kisaran Rp3 Miliar

Sahrul mengungkapkan, di dalam Permentan 01 tahun 2020 terdapat pasal realokasi untuk cadangan pupuk. "Sehingga, ada ruang untuk meminta tambahan alokasi pupuk," ungkapnya.

Selain itu, ia menyatakan akan berupaya meminta jatah tambahan pupuk nonsubsidi. "Tak apa-apa kalau ada pupuk non subsidi, petani siap beli. Untuk itu, Komisi II akan nego dengan provinsi dan Petrokimia Gresik agar menambah pupuk nonsubsidi," terangnya.

Dalam waktu dekat, Komisi II akan mendatangi Kementerian Pertanian dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (DKP) RI di Jakarta untuk menegosiasikan tambahan pupuk subsidi untuk petani pangan dan tambak. "Kami akan lobi ke pusat, dan DPRD akan kunjungan ke pusat," katanya. (hud/dur)

5 Kios Pasar Ranggeh Pasuruan Rusak Tertimpa Pohon
Sabtu, 10 April 2021 02:59 WIB
Pasuruan, BANGSAONLINE.com - Sebuah Pohon Trembesi roboh menimpa Pasar Ranggeh di Desa Karangsentul Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.Akibatnya, 8 kios milik pedagang rusakDelapan kios milik pedagang yang rusak itu terdiri dari toko kelontong, pertanian...
Senin, 05 April 2021 10:05 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com.com - Gua Jegles, begitu nama gua yang masih dalam pembenahan itu sering disebut. Gua yang terletak di Dusun Jegles, Desa Keling, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri tersebut saat ini memang sedang viral di media sosial (medso...
Sabtu, 10 April 2021 05:43 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.COM – Kapal super raksasa Ever Given ternyata masih ditahan pemerintah Mesir. Kapal milik perusahaan Jepang itu dimintai ganti rugi Rp14 triliun setelah sempat menyumbat Terusan Suez.Loh? Silakan simak tulisan Dahlan Iskan ...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Jumat, 09 April 2021 09:59 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...