Kondisi bangunan kawasan pertokoan Jompo Jember yang ambruk.
Menurut Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Jember, Heru Widagdo, tidak ada korban jiwa pada peristiwa ini. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” kata Heru.
Tidak adanya korban jiwa maupun luka, menurut Heru, karena sejak dua tahun terakhir ruko yang saat ini ambruk sudah dikosongkan karena sudah ada tanda-tanda akan ambruk.
“Sejak awal sudah diberi tanda-tanda ini memang potensi untuk longsor,” ungkapnya.
Diketahui sebelumnya, sekitar bulan Maret tahun 2019 lalu, sudah muncul retakan di jalan raya jalur nasional depan ruko tersebut. Namun hingga ambruknya ruko tersebut tidak ada tindak lanjut penanganan.
Hanya dilakukan penutupan dengan plastik dan penyemenan di batasan retakan. Hingga kemudian menjelang Subuh, bangunan ruko itu ambruk dan menutupi sebadan Sungai Jompo di belakangnya. (ata/yud/dur)



Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






