Bupati saat menggelar jumpa pers di halaman wingking (halking) rumah jabatan Bupati Pacitan.
PACITAN, BANGSAONLINE.com - Bupati Pacitan Indartato, minta pos Covid-19 di enam titik perbatasan pintu masuk Pacitan diperketat. Enam pos itu di Cemeng, Gelonggong, Kecamatan Donorojo, Jeruk Kecamatan Bandar, dan juga yang dari arah Utara, yakni di Gemaharjo Kecamatan Tegalombo.
Pernyataan itu ia sampaikan seiring ditetapkannya satu pasien dalam pengawasan (PDP) yang positif terinfeksi Covid-19 berdasarkan hasil uji swab dari Kementerian Kesehatan, Kamis (9/4) petang kemarin.
BACA JUGA:
- BPBD Pacitan Imbau Warga Waspada Gempa dan Potensi Tsunami
- Pacitan Berpotensi Gempa Megathrust, ini Penjelasan BMKG
- Tinjau Hasil Rekonstruksi Talud di Pacitan, Gubernur Jatim Disambut Ucapan Terima Kasih dari Warga
- Oknum Anggota Polres Pacitan Diduga Perkosa Tahanan Wanita, Kabid Humas Polda: Sudah Ditahan
"Kami harapkan semua pos jaga di perbatasan untuk lebih diperketat lagi, terutama para pendatang dari zona merah," ujar Bupati saat menggelar jumpa pers di halaman wingking (halking) rumah jabatan Bupati Pacitan.
Indartato juga meminta agar sinergi antara bidang gugus tugas untuk lebih diperkuat. Terutama bagi petugas medis, TNI/Polri, BPBD, Dinas Perhubungan dan juga Dispendukcapil.
"Masyarakat kami harap tetap tenang jangan panik, namun tetap waspada jaga jarak fisik (physical distancing) dan tetap tinggal di rumah. Jangan keluar rumah kalau tidak mendesak," pesannya.
Sebagai informasi tambahan, saat ini jumlah pendatang ke Pacitan, tercatat lebih dari 25 ribu orang. Mereka tersebar di 12 kecamatan dan 171 desa/kelurahan. Mayoritas para pendatang tersebut berasal dari Jakarta dan beberapa lainnya dari Sumatera serta kota-kota besar di Jawa.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemkab Pacitan, Rachmad Dwiyanto mengimbau agar gerakan pemakaian masker tetap dilaksanakan. Ia juga meminta agar masyarakat untuk tetap tinggal di rumah.
Menurut Rachmad, masker merupakan salah satu sarana untuk meminimalisir tertularnya virus SARS-CoV-2. Selain juga perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan selalu cuci tangan pakai sabun (CTPS) sebelum makan, atau sebelum menyentuh mulut, hidung, serta mata. (yun/ns)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




