Karung beras bulog ada foto Bupati dan Wabup Jember.
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Sidak DPRD Jember di Gudang Perum Bulog Jembermenemukan karung beras bantuan dari bulog bagi korban terdampak Covid-19 dipasangi foto Bupati Faida dan Wakil Bupati Jember Abdul Muqit Arief.
Sidak di Gudang Bulog, Jalan Jayanegara Nomor 19, Lingkungan Kandang Kidul, Kelurahan Pecoro, Kecamatan Rambipuji, itu diikuti oleh Ketua DPRD Jember Itqon Syauqi, Wakil Ketua DPRD Jember Dedy, Ketua Komisi B Siswono, Ketua Komisi C David Handoko Seto, dan Ketua Fraksi Pandekar DPRD Agusta Jaka Purwana.
BACA JUGA:
- Gabungkan Dispora dan Dispar, Pemkab Jember Fokus Bentuk Perda Olahraga untuk Atlet Muda
- Bupati Jember Siap Sambangi Kementerian di Jakarta, Perjuangkan Nasib Honorer dan Tambahan Kuota ASN
- Berharap Dirasakan hingga Desa, Komisi C DPRD Jember Usul Tambah Anggaran Perbaikan Jalan Berlubang
- Pileg 2024, DPC Demokrat Jember Targetkan 7 Kursi
Mereka menilai pemasangan foto di karung beras berukuran 25,6 kg itu kurang etis, serta ada indikasi menjadi alat politik bupati dalam pilkada mendatang.
Selain foto bupati dan wakil bupati dengan tulisan "Cadangan Beras Pemerintah Melalui Bulog Untuk Bantuan Penanganan Covid-19", dalam karung beras itu juga ada logo bulog, logo pemkab, serta logo garuda.
Menyikapi hal tersebut, Ketua Komisi B DPRD Jember Siswono mengungkapkan kekhawatirannya jika bantuan penanganan covid-19 untuk masyarakat Jember itu ditunggangi politik.
"Masa ini masa kampanye, kami khawatir jadi ada kepentingan politik, meski kita tahu bupatinya ya yang di foto itu. Selain itu, contohnya di Klaten bagaimana, sampai viral dan komen di mana-mana," kata pria yang juga legislator Gerindra ini saat sidak, Rabu (29/4/2020).
Menurut Siswono, kecurigaannya ini wajar karena bupati juga ikut maju kembali dalam Pilbup Jember 2020 lewat jalur independen.
Senada, Ketua DPRD Jember Itqon Syauqi menilai pemasangan gambar bupati di karung beras bantuan Covid-19 tidak tepat. Karena anggarannya dari APBN.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




