Sidak, DPRD Jember Temukan Foto Bupati dan Wabup di Karung Beras Bantuan Bulog

Sidak, DPRD Jember Temukan Foto Bupati dan Wabup di Karung Beras Bantuan Bulog Karung beras bulog ada foto Bupati dan Wabup Jember.

"Itu haknya rakyat, dari pemerintah pusat, yang kebetulan disampaikan di Jember. Kan APBN. Bahkan jika menggunakan APBD pun juga tidak boleh. Karena hak rakyat dan untuk rakyat, tidak boleh diklaim oleh siapa pun," tegas legislator dari PKB ini.

Itqon pun menilai, bupati ingin menimbulkan bahwa seolah-olah bantuan itu dari bupati. "Andai beras itu dibeli dari uang pribadinya bupati nggak masalah ada fotonya, cuma ini kan dari APBN. Jangankan beras, kemarin di Klaten itu hand sanitizer aja jadi rame," tukasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Jamaludin mengungkapkan, perihal pengemasan beras bulog hanya menjalankan tugas sesuai Peraturan Menteri Sosial Nomor 22 Tahun 2019 tentang prosedur dan mekanisme penyaluran cadangan beras pemerintah untuk penanggulangan darurat bencana dan kerawanan pangan pasca bencana.

"Prosedurnya itu perihal pengajuan kebutuhan beras daerah. Seperti SK tanggap darurat bencana, data penerima bantuan, dan surat kuasa kepada Dinas Sosial (Dinsos) Jember untuk mengambil beras telah dipenuhi," katanya.

Maka tidak ada alasan bagi pihaknya, kata Jamaludin, untuk menolak permohonan yang diajukan Pemkab Jember melalui surat Dinsos yang terbit 1 April 2020 lalu.

Terkait pemasangan foto bupati dan wabup dalam karung beras, dalam surat Dinsos nomor: 460/35.09.315/2020 perihal permohonan bantuan kemasan beras untuk korban bencana non alam Covid-19 itu, tertulis permintaan pengemasan beras @25,6 kg sebanyak 3.900 sak. Dengan total berat 99,8 ton beras yang akan diserahkan kepada masyarakat yang terdampak.

"Kalau kemasan memang dari Bupati Jember. Berdasarkan surat permohonan itu, kita diminta bantuan untuk mengemas saja," pungkasnya.

Pantauan wartawan di lokasi gudang beras, 47 ton karung beras bergambar foto bupati sudah siap disebarkan. Sementara sisanya masih proses pengemasan. Mendapati hal ini, anggota dewan langsung meminta agar kemasan beras dikembalikan seperti kemasan bulog biasanya. (ata/yud)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO