Rabu, 12 Agustus 2020 19:14

​Gemar Bagi-Bagi Sarung, Kiai Asep Dapat Salam dari Rasulullah SAW

Kamis, 21 Mei 2020 15:23 WIB
Editor: MMA
​Gemar Bagi-Bagi Sarung, Kiai Asep Dapat Salam dari Rasulullah SAW
Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, M.Ag bersama Tuan Guru Turmudzi Badruddin, pengasuh Pondok Pesantren Gomarul Huda. Bagu, Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat (NTB). foto: MMA/ BANGSAONLINE.COM

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Ternyata ada cerita menakjubkan, di balik makin gencarnya Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, M.Ag bersedekah. Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya dan Pacet Mojokerto itu sangat gemar dan istiqomah membagikan beras, sarung dan uang kepada masyarakat. Setiap tamu yang datang selalu diberi tali asih sarung.

Bahkan kiai miliarder yang dermawan itu kini sibuk membagikan 300 ton beras kepada para relawan penanganan covid-19 dan korban terdampak sosial ekonomi virus corona.

Yang menarik, Kiai Asep tak pernah membedakan, apakah orang yang diberi sarung itu rajin salat atau bahkan tidak salat. Semua diberi sarung. Dan sarung yang diberikan, selalu sarung dengan merk berkelas. Paling tidak kelas menengah. 

Kepada BANGSAONLINE.com, Kiai Asep bercerita, suatu saat ada seseorang tamu. Tamu itu menyampaikan salam Rasulullah SAW kepada Kiai Asep. Tentu saja Kiai Asep kaget. Karena penasaran, Kiai Asep pun tanya, dari mana sang tamu itu tahu Rasulullah SAW kirim salam.

(Para relawan membagi-bagikan sarung sedekah Kiai Asep Saifuddin Chalim kepada para tamu yang datang ke Guest House Kampus Institut KH Abdul Chalim Pondok Pesantren Amanatul Ummah Pacet Mojokerto. foto: MMA/ BANGSAONLINE.COM) 

Menurut tamu itu, Kiai Asep mendapat salam dari Rasulullah SAW karena sering memberikan sarung kepada masyarakat. Sang tamu juga bercerita bahwa ada seorang tukang becak tak pernah salat lima waktu. Tapi ketika mendapat sarung dari Kiai Asep, ia lalu salat dan rajin sujud kepada Allah SWT.

Dalam ajaran Islam, jika ada seorang bermimpi bertemu Rasulullah SAW, maka dipastikan benar. Bukan tipu daya setan. Karena setan tak bisa menyerupai Rasulullah SAW.

“Karena itu saya tak bisa melupakan. Selalu memberi sarung,” kata Kiai Asep Saifuddin Chalim kepada BANGSAONLINE.com di Guest House Kampus Institut KH Abdul Chalim, Rabu (20/5/2020) malam. Meski demikian, tegas Kiai Asep, bukan karena faktor cerita tamu itu ia gemar memberikan sarung. Sebab sebelum kedatangan tamu itu dirinya sudah rajin sedekah sarung. Kepada siapa pun.

Karena itu, Kiai Asep mengaku akan terus memberi sarung kepada masyarakat. Artinya, meski sudah bagi-bagi beras, tapi ia juga tetap membagi-bagikan sarung dan uang.

Ia mengakui bahwa apa yang ia lakukan itu tak seberapa jika dibanding para konglomerat. Menurut dia, bisa jadi satu konglomerat bersedekah 1.000 kali lebih besar dibanding sedekah yang diberikan dirinya. Tapi, Kiai Asep berharap apa yang dilakukan selama ini bisa menginspirasi para orang kaya, termasuk para konglomerat untuk berbagi kepada rakyat.

Menurut Kiai Asep, jika semua konglomerat dermawan, maka bangsa Indonesia akan makmur. Karena tak ada orang kelaparan. Sedang para konglomerat semakin banyak rezekinya karena terus mendapat doa dari para orang miskin. Apalagi, kata Kiai Asep, Rasulullah SAW sudah berjanji dalam hadits yang artinya, “Demi Allah tidak akan berkurang sedikit pun rezeki yang disedekahkan,” Sebaliknya, justru akan penuh berkah.

Mengutip Hadits, Kiai Asep menegaskan bahwa ada empat pilar penopang negara sehingga bisa kuat dan adil-makmur. Pertama, ulama saleh dan ikhlas yang mengamalkan ilmunya. Kedua, birokrat atau pejabat Negara yang mereferensi kepada ilmu para ulama. Ketiga, para orang kaya, termasuk konglomerat, yang suka bersedekah. Ketiga, orang miskin yang mendoakan para pimpinan dan bangsanya. (MMA)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Senin, 10 Agustus 2020 18:53 WIB
Oleh: M Mas'ud AdnanApollinaris Darmawan - seorang kakek – sangat rajin menghina dan memfitnah agama Islam dan Nabi Muhammad. Dari jejak digitalnya, Apollinaris yang non muslim itu kurang lebih 10 tahun menghina Islam dan juga tokoh-tokoh Islam ...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...