Jumat, 07 Agustus 2020 22:06

Sambut New Normal, Pemkab Mojokerto Matangkan Protokol Wisata

Selasa, 23 Juni 2020 16:16 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Yudi Eko Purnomo
Sambut New Normal, Pemkab Mojokerto Matangkan Protokol Wisata
Bupati Pungkasiadi ketika menyerahkan bantuan di Mlirip.

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Mojokerto mulai ancang-ancang menyambut New Normal. Salah satunya adalah menyiapkan tata kelola destinasi wisata. Hal itu disampaikan oleh Bupati Mojokerto, Pungkasiadi.

“Kita juga harus menyiapkan semua kebutuhan penerapan New Normal. Protokol kesehatan harus ada dan dipatuhi bersama. Jika diperlukan, kita buat pakta integritas. Namun, masyarakat juga harus berperan aktif untuk mendukung. Jangan sampai menularkan atau tertular Covid-19, serta tidak boleh sampai terjadi klaster-klaster baru penambah sebaran pandemi ini,” kata Bupati Pungkasiadi di acara penggiat wisata di Hotel Grand Whiz Trawas, Selasa (23/6/2020) siang.

Bupati Pungkasiadi menambahkan, Kabupaten Mojokerto saat ini masuk dalam salah satu daerah berisiko tinggi sebaran Covid-19 di Jawa Timur. Maka dari itu, bupati tidak pernah absen untuk terus mengingatkan masyarakat agar menjaga kesehatan diri.

“Kita harus jaga kesehatan betul-betul. Pemerintah Kabupaten Mojokerto memang terus berupaya menanggulangi (sebaran Covid-19), tapi masyarakat juga harus patuh dengan instruksi pemerintah, yakni disiplin protokol kesehatan. Selalu saya tegaskan jika disiplin adalah vaksin,” tambah bupati yang akrab disapa Abah Ipung ini.

Sementara itu, di hari yang sama, Bupati Pungkasiadi melakukan penyerahan APD dan logistik bagi Kampung Tangguh Semeru wilayah Kecamatan Jetis, tepatnya di Desa Mlirip.

Dalam kegiatan itu, bupati menegaskan bahwa Kampung Tangguh Semeru dibangun tidak berdasarkan apa warna zona daerah tersebut dalam status sebaran Covid-19. Lebih dari itu, kampung ini diharapkan mampu menjadi kampung mandiri meskipun pandemi telah berakhir.

“Kampung tangguh bukan untuk yang zona merah saja. Lebih dari itu, kita harap zona merah bisa berubah jadi kuning, hingga kembali jadi hijau. Zona hijau pun kita ingin tetap bertahan seperti itu. Kita ingin seluruh daerah punya kampung tangguh masing-masing. Sekalipun pandemi telah berakhir, kampung ini nantinya bisa menjadi kampung mandiri,” tandas bupati.

Dalam kegiatan ini, turut diserahkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) APBD Tahap II tahun 2020 sebesar Rp 600 ribu untuk keluarga prasejahtera terdampak Covid-19. (yep/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 06 Agustus 2020 20:34 WIB
Oleh: Prof Dr Rochmat WahabPada hakekatnya manusia bermula dari lahir, tumbuh dan berkembang mencapai puncak, menurun dan berakhir dengan wafat. Inilah sunnatullah, normalnya manusia, walau pada prakteknya ada juga yang dipanggil Allah SWT, s...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...