Ilustrasi. foto: NYTimes
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mencermati perkembangan penyebaran Covid-19 di masa transisi New Normal yang semakin meningkat, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jawa Timur, mengeluarkan imbauan. Khususnya kepada perusahaan media, para pekerja pers, organ pemerintah, dan juga swasta.
Menurut Ketua AMSI Jatim Arief Rahman, pasca ditetapkannya masa transisi menuju new normal, sebagian masyarakat telah mengabaikan protokol kesehatan.
BACA JUGA:
- 2 Oknum Wartawan di Probolinggo Diamankan Diduga Usai Peras Pengusaha Tambak Udang
- BPJS Kesehatan Umumkan Pemutihan Iuran 2 Tahun untuk Peserta Terdampak Pandemi
- DItemukan 8 Ribu Kasus ISPA, Dinkes Kota Malang Imbau Warga Gunakan Masker saat Musim Pancaroba
- Ketua PWI Kediri Raya Angkat Bicara soal Viral 2 Oknum Wartawan Digeruduk Siswa SMKN
“Karena itu kami perlu menyampaikan hal ini untuk memberi pengertian dan pemahaman terhadap protokol kesehatan di masyarakat dalam beraktivitas ekonomi maupun sosial. Selain itu, kita juga melihat jumlah pasien masih terus bertambah meskipun memang yang sembuh juga bertambah besar,” kata Arief Rahman, Selasa (23/6/2020).
Pihaknya berharap meski telah ditetapkan masa transisi, namun masyarakat tetap harus menjaga protokol kesehatan, terutama kalangan pers.
“Kita melihat masih ada wartawan di lapangan yang tidak menjaga protokol kesehatan. Sehingga masih ada wartawan yang terindikasi positif Covid-19. Karena itu, AMSI Jatim mengimbau agar wartawan selektif untuk liputan lapangan, dan media harus membekali pekerja media dengan hand sanitizer, masker, dan face shield,” tegas Arief Rahman.
Berikut ini imbauan AMSI Jatim:
1. Perusahaan media memberi perhatian serius dan mengikuti segala instruksi dari pihak-pihak yang otoritatif selama masa transisi pandemi Covid-19.






