Rabu, 02 Desember 2020 19:09

UTBK di UTM Bangkalan Terapkan Protokol Covid-19 Ketat

Minggu, 05 Juli 2020 16:54 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Subaidah
UTBK di UTM Bangkalan Terapkan Protokol Covid-19 Ketat
Rektor UTM Dr. Drs. Ec. Muh. Syarif, M.Si. dan Ketua Pelaksana UTBK UTM Drs. Ec. Makhmud Zulkifli, M.Si., saat memberikan penjelasan terkait pelaksanaan UTBK di UTM Bangkalan.

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Pelaksanaan seleksi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) SBMPTN di Universitas Trunojoyo Madura menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dengan ketat.

Hal itu dilakukan sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19 bagi calon mahasiswa baru maupun petugas pelaksana.

Moh. Syarif, Rektor Universitas Trunojoyo Madura mengatakan pihaknya berupaya memberikan kemudahan kepada calon peserta agar pelaksanaan UTBK di saat pandemi Covid-19 ini tidak menjadi beban. Sehingga, pelaksaannya berjalan dengan aman dan lancar.

"Alhamdulillah, pelaksaan UTBK di UTM untuk hari pertama berlangsung dengan lancar. Kami lakukan test UTBK ini sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19," jelasnya kepada wartawan setelah meninjau langsung lokasi pelaksanaan tes, Minggu (5/7/2020).

Kemudahan dalam melakukan ujian online ini, dikatakan oleh rektor, selain menggunakan masker dan pelindung diri lainnya, peserta tes UTBK UTM juga hanya diwajibkan membawa surat keterangan sehat dari dokter. Bukan surat keterangan non reaktif hasil rapid test.

"Kebijakan kami, cukup dengan membawa surat keterangan sehat saja. Bukan hasil tes rapid. Takutnya, kalau hasil rapid, calon peserta merasa terbebani sehingga, juga akan berpengaruh pada hasil tes," ujarnya.

Syarif menyampaikan bahwa saat ini total peserta yang melakukan tes UTBK di Universitas Trunojoyo Madura sebanyak 3.489 orang. Pelaksanaan tes dibagi menjadi dua gelombang. Yakni, gelombang pertama pada tanggal 4-14 Juli 2020 dan gelombang kedua pada tanggal 20-29 Juli 2020.

Per harinya, maksimal hanya 175 peserta yang mengikuti tes. Tempat tesnya dilaksanakan di 4 gedung.

"Dalam satu sesi, di setiap satu ruangan akan terisi 10 hingga 20 peserta. Bergantung dengan luas area tempat tes. Hal ini dilakukan sebagai upaya menekan penyebaran Covid-19," tuturnya.

Bagi peserta yang mengalami permasalahan dalam tes di gelombang 1 dan 2, pihaknya telah menyediakan jadwal untuk force majeure pada tanggal 30 Juli dan tanggal 1 dan 2 Agustus 2020.

"Karena kendala dalam pelaksanaan pasti ada, seperti listrik mati, gangguan pada jaringan, terkendala Covid-19 atau hal lainnya di luar kemampuan kami. Maka telah kami siapkan jawdal ulang bagi peserta," ungkapnya.

Dalam pelaksanaan UTBK di tengah pandemi Covid-19 ini, Syarif berpesan agar peserta mempersiapkan dengan maksimal. "Datang ke lokasi tes lebih awal, karena pelaksanaan tes dilakukan secara online menggunakan sistem nasional. Setidaknya peserta datang 1 jam sebelum pengerjaan tes online, karena sebelum masuk ruangan akan dicek suhu dan cuci tangan. Sehingga hal tersebut membutuhkan waktu dan peserta lebih tenang dalam mengerjakan," pungkasnya. (ida/uzi/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Selasa, 01 Desember 2020 16:52 WIB
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – Meletusnya Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, tidak mengakibatkan kenaikan material vulkanik di Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo.Namun demikian, status Gunung Bromo tetap level II atau waspada. Sehingga pengunju...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Sabtu, 28 November 2020 15:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Sabtu, 28 November 2020 12:00 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...