CEK SUNGAI: Bambang Haryo Soekartono (BHS) melihat sungai yang dangkal di Desa Cemengbakalan, Kecamatan Sidoarjo, Selasa (14/7). foto: MUSTAIN/ BANGSAONLINE
Ditegaskan BHS, jika nantinya dirinya diamanahi sebagai Bupati Sidoarjo, bakal menuntaskan sejumlah wilayah yang menjadi langganan banjir. BHS menyebut, saat ini ada sekitar 13 wilayah di Sidoarjo yang kerap kebanjiran. Langganan banjir itu ada di wilayah Prambon. Ada juga di wilayah Jabon. Juga di wilayah Kota Sidoarjo. "Ini akan saya tuntaskan," tegasnya.
Selain membenahi saluran air di wilayah langganan banjir, BHS bakal melakukan normalisasi sejumlah sungai yang kondisinya sudah dangkal. Salah satunya sungai yang ada di wilayah Desa Cemengbakalan.
"Sungai ini butuh dinormalisasi. Saat kondisi normal, air sungai ini sudah di atas permukaan jalan. Ini harus kita selesaikan," jlentreh alumnus ITS Surabaya ini.
BHS berharap ke depan, tidak ada lagi wilayah di Sidoarjo yang menjadi langganan banjir. Sebab saat banjir terjadi, bakal mengganggu semua aktivitas masyarakat, termasuk mengganggu produktivitas dan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sidoarjo. Sebab, selain permukiman, Kabupaten Sidoarjo juga wilayah industri.
Ketua RT 16/RW 04 Desa Cemengbakalan, Sunyoto mengatakan, desanya selalu banjir saat musim penghujan. Meski sehari bisa surut, namun banjir membuat warga susah. "Kami ingin kalau musim hujan ya tidak banjir pak. Kalau pas banjir, kadang ketinggian air sampai 30 sentimeter," ungkap Sunyoto saat bertemu BHS. (sta/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




