GRESIK, BANGSAONLINE.com - Jasad korban bunuh diri yang lompat dari Jembatan Sembayat, Kecamatan Manyar, Gresik, akhirnya berhasil ditemukan Sabtu (25/7), sekitar pukul 11.45 WIB. Jenazah korban yang diketahui bernama Ahmad Farid (47), warga Desa Tanjung Widoro, Kepulauan Mengare, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, itu ditemukan mengapung tak jauh dari lokasi korban loncat, Jumat (24/7) kemarin.
Kepala Pelaksana BPBD Gresik, Tarso Sagito mengatakan, saat ditemukan, korban masih berpakaian lengkap sebagaimana diinfokan keluarga.
BACA JUGA:
- Diduga Depresi Istri Lanjut Kerja TKW di Hongkong, Warga Kebomas Ditemukan Tewas Gantung Diri
- Driver Ojol asal Surabaya Tewas Diduga Gantung Diri di Masjid Kawasan Manyar Gresik
- Manajemen Icon Apartemen Gresik Respons Dugaan Bunuh Diri ART di Lantai 30
- Wanita di Gresik Nekat Terjun ke Sungai dari Perahu Tambangan hingga Hanyut, Diduga Bunuh Diri
Menurut Tarso, jasad korban ditemukan berkat pencarian yang dilakukan tim gabungan SAR BPBD, SAR Basarnas, bersama Tim SAR Satpol Airud Polres Gresik, sejak Jumat (24/7) lalu.
Pencarian juga dibantu MDMC Gresik, Muspika Bungah, Muspika Manyar, RAPI Gresik, SAR MTA, PMI Gresik, Destana Bedanten, Destana Sungonlegoewo, masyarakat nelayan Desa Randuboto Kecamatan Sidayu dan dan Desa Pangkah Wetan Kecamatan Ujungpangkah. Tim melakukan penyisiran mulai dari darat dan permukaan air di wilayah Randuboto dan Pangkah Wetan.

Selain itu, tim juga mendirikan Posko Ops SAR yang ditempatkan di Pelabuhan Tambangan di Dusun Ngaren, Desa Sungonlegowo, Kecamatan Bungah. "Pada hari ini, tim mulai pukul 07.00 WIB melakukan penyisiran permukaan air mulai dari Ngaren sampai ke tempat kejadian musibah (TKM) pulang-pergi (PP)," ungkap Tarso.
"Kemudian, penyisiran di Destana Sungonlegowo, Destana Bedanten, dan masyarakat sekitar melakukan penyisiran darat," sambungnya.
Hasilnya, korban ditemukan pada pukul 11.45 WIB. "Survivor (korban) telah ditemukan dalam kondisi mengapung. Dengan ditemukannya survivor, operasi pencarian resmi dihentikan dan kembali ke Posko Ops SAR," terangnya.
"Usai dievakusi, jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka setelah dilakukan vusum oleh petugas medis," pungkasnya. (hud/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






