Wali Kota Risma saat mengikuti peluncuran Program Literasi Keuangan.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Facebook bekerja sama dengan Pahlawan Ekonomi (PE) Kota Surabaya meluncurkan dan memperkenalkan program Literasi Keuangan, Minggu (26/07). Hal ini sebagai bagian dari program #SheMeansBusiness kepada lebih dari 300 perempuan wirausaha.
Program #SheMeansBusiness merupakan komitmen jangka panjang dari facebook untuk mendukung perempuan wirausaha dalam menjajaki ekonomi digital melalui serangkaian pelatihan kemampuan teknis di bidang digital. Pelatihan literasi keuangan kini ditambahkan sebagai bentuk evolusi dan pembaharuan dari program ini.
BACA JUGA:
- Revitalisasi Dikebut, 5 Pasar Tradisional Surabaya Ditarget Tuntas Pertengahan Mei 2026
- Bukan Cagar Budaya Asli, Pemkot Surabaya Hapus Status dan Bongkar Fasad Eks Toko Nam
- Pendaftaran Beasiswa Pemuda Tangguh Dibuka, Pemkot Surabaya Fokus Jemput Bola untuk Warga Desil 1-5
- Surabaya Kejar Penunggak Nafkah, Sistem Notifikasi Muncul Otomatis
Hadir pada acara peluncuran ini adalah Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang sudah dua kali mengunjungi Kantor Pusat Facebook di Menlo Park. Menurut dia, masih banyak komunitas ibu-ibu Pahlawan Ekonomi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang membutuhkan akses terhadap layanan keuangan, meski produk mereka sudah layak dan sudah pula ditunjang dengan pemasaran digital. Karenanya, halangan seperti ini harus diatasi secara bersama.
“Saya mendukung inisiatif Facebook mengembangkan program #SheMeansBusiness dengan menambahkan aspek literasi keuangan. Saya bersyukur melihat Facebook yang terus mengembangkan kerja sama dengan Pahlawan Ekonomi untuk memberdayakan kaum perempuan di Surabaya menjadi wirausaha tangguh dan dapat menghidupkan mesin ekonomi dalam keluarga masing-masing,” kata Wali Kota Risma.
Ia menilai, literasi keuangan ini sangat penting agar pelaku usaha bisa survive dalam kondisi apapun. “Yang harus dicatat, di dunia ini yang langgeng adalah perubahan. Karena itu, Kita harus kerja keras agar bisa bertahan di tengah perubahan yang tak pernah kita bayangkan,” katanya.
Risma juga mengaku secara khusus akan ikut belajar mengenai literasi keuangan. “Saya tak bisa ikut acara ini sampai tuntas. Tapi saya minta rekamannya, ya. Karena literasi keuangan itu baik untuk siapa pun,” tutur wali kota perempuan pertama di Surabaya ini.






