Rabu, 28 Oktober 2020 04:34

​Marak Kasus Pemerkosaan, Ketua Muslimah Humanist Foundation: Semua Elemen Masyarakat Harus Bersatu

Minggu, 09 Agustus 2020 11:56 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Ahmad Fauzi
​Marak Kasus Pemerkosaan, Ketua Muslimah Humanist Foundation: Semua Elemen Masyarakat Harus Bersatu
Dr. Mutmainah Zainul, Ketua Muslimah Humanist Foudation Bangkalan. (foto: ist).

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Dr. Mutmainah Zainul, aktivis perempuan sekaligus Ketua Muslimah Humanist Foundation Bangkalan meminta seluruh elemen masyarakat di Bangkalan untuk bahu-membahu mencegah terjadinya peningkatan kasus kekerasan seksual.

"Keluarga broken home baik dari pelaku atau korban, jadi salah satu faktor yang dapat meningkatkan kasus pemerkosaan, selain juga minimnya kepedulian serta kontrol dari elemen masyarakat Bangkalan," ujarnya saat menjadi pembicara di webinar "Bangkalan Kota Hiperseks?" yang diadakan oleh Ikamaba Surabaya, Sabtu (8/8/2020) malam.

Menurutnya, hal ini akibat tidak maksimalnya tiga pilar pendidikan, yakni pendidikan keluarga, pendidikan formal, serta pendidikan lingkungan yang berujung pada lemahnya pendidikan karakter.

Istri Mathur Husairi, politikus PBB ini memaparkan, kekerasan dan pemerkosaan terhadap perempuan sejak 2011 sudah marak. Hanya saja korbannya takut melapor karena menyangkut aib dirinya dan keluarga.

"Selain adanya tekanan dan ancaman dari pihak pelaku, juga karena rasa kurang percaya terhadap penanganan pihak aparat," ucapnya.

"Sebenarnya hal ini menjadi tanggung jawab bersama, seluruh elemen masyarakat harus peduli, apalagi Bangkalan basis pondok pesantren," sambungnya.

Selain itu, ia meminta kepada pemerintah kabupaten lewat dinas terkait untuk lebih memberikan support pada kegiatan positif yang dilakukan oleh pemuda. Seperti aktivitas olahraga, musik lewat karang taruna, remaja masjid (remas). "Semua elemen masyarakat harus bergerak bersama, bahu-membahu," terangnya.

"Oleh karena itu, dibutuhkan sinergitas seluruh stakekholder dan harus bersama-sama bergerak agar Bangkalan tidak menjadi kota yang mengerikan terhadap kekerasan dan pemerkosaan terhadap perempuan," tegasnya.

Sementara itu, ia juga memberikan apresiasi kepada Ikatan Mahasiswa Bangkalan (Ikamaba) yang telah ikut berpartisipasi melakukan pencegahan terhadap kekerasan seksual di Bangkalan. "Salah satunya lewat talk show ini," pungkasnya. (uzi/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Minggu, 25 Oktober 2020 12:28 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Wisata edukasi berbasis potensi desa di Jawa Timur kembali bertambah. Kali ini, bertempat di Desa Kalidawir, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Are...
Senin, 12 Oktober 2020 19:15 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) minta para kepala daerah meniru Jawa Timur dan Sulawesi Selatan dalam menangani Covid-19. Dua provinsi tersebut – menurut Jokowi - mampu menekan angka kasus Covid-19."Saya mencata...
Kamis, 22 Oktober 2020 10:40 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*34. wakaana lahu tsamarun faqaala lishaahibihi wahuwa yuhaawiruhu anaa aktsaru minka maalan wa-a’azzu nafaraandan dia memiliki kekayaan besar, maka dia berkata kepada kawannya (yang beriman) ketika bercakap-ca...
Selasa, 27 Oktober 2020 09:45 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...