Sabtu, 10 April 2021 20:52

Jelang Munas I, ICON-RI Ajak Masyarakat Awasi Penggunaan Anggaran Negara

Selasa, 18 Agustus 2020 20:09 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Nanang Fachrurrozi
Jelang Munas I, ICON-RI Ajak Masyarakat Awasi Penggunaan Anggaran Negara
Ramot. H. Batubara, Ketua Umum DPP ICON-RI.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korupsi di Indonesia berkembang secara sistemik. Bahkan di masa pandemi ini, bantuan negara baik APBN dan APBD banyak yang diselewengkan dan disalahgunakan oleh oknum-oknum yang memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan.

Realita ini menjadi ironis jika masyarakat tidak dilibatkan dalam hal pengawasan secara nyata, bersama-sama dengan pihak berwenang, dan lembaga yang berkompenten untuk memberantas tindak pidana korupsi yang semakin kronis.

"Untuk itu, ICON-RI sebagai lembaga swadaya masyarakat yang sudah 5 tahun bersinergi baik dengan KPK, pihak Kepolisian, Kejaksaan, selalu melibatkan masyarakat secara langsung untuk bisa mengawasi di setiap daerahnya, terutama dalam hal penggunaan anggaran negara untuk pembangunan dan masyarakat," ujar Ramot. H. Batubara, Ketua Umum DPP ICON-RI kepada bangsaonline.com, Selasa (18/8/2020).

Investigation Corruption National (ICON) RI yang bakal mengadakan Musyawarah Nasional (Munas) I di Surabaya pada Oktober mendatang, mempersilakan masyarakat di Jatim untuk melaporkan jika menemukan indikasi penyalahgunaan anggaran negara atau tindak korupsi yang melibatkan oknum-oknum, baik pejabat atau non pejabat.

BACA JUGA : 

Sabtu Besok, Pemkot Surabaya Mulai Buka Delapan Taman Aktifnya

Waspada! Gendam Online Mulai Sasar Korban di Surabaya

Aplikasi WargaKu, Platform Komunikasi Warga dengan Pemkot Surabaya, Bisa Kirim Pengaduan dan Saran

Jaga Soliditas Organisasi, Pemuda Pancasila Ranting Dukuh Pakis Resmikan Posko

Investigation Corruption National (ICON) RI yang bakal mengadakan Musyawarah Nasional (Munas) I di Surabaya pada Oktober mendatang, mempersilakan masyarakat di Jatim untuk melaporkan jika menemukan indikasi penyalahgunaan anggaran negara atau tindak korupsi yang melibatkan oknum-oknum, baik pejabat atau non pejabat.

"Masyarakat pun boleh melakukan kontrol, koordinasi, dan boleh bekerja sama dengan lembaga kita, yang sudah ada di masing-masing kabupaten/kota. Karena Kita sifatnya mengawasi dan melaporkan tindak pidana penyalahgunaan anggaran negara," ulasnya.

Ramot menjelaskan, setiap kabupaten/kota di Jatim memiliki anggaran yang bersumber dari APBN, selain APBD. Sehingga, masyarakat bisa menjadi mata pengawasan yang melekat di daerahnya masing-masing.

"Masyarakat juga sebagai fungsi kontrol penggunaan anggaran, sehingga nantinya pembangunan yang bersumber dari negara bisa berjalan sesuai harapan masyarakat," tuturnya.

Lanjut Ramot, untuk di Jatim, ICON-RI sudah bermitra dengan Polda Jatim, Kejaksaan, dan aparatur negara lainnya, untuk menerima laporan adanya indikasi tindak pidana dan penyalahgunaan anggaran negara yang sudah masuk ranah pengawasan dan penyidikan pihak berwenang, termasuk soal bantuan di masa pandemi.

Sekadar diketahui, pada Oktober nanti, ICON-RI berencana menggelar Munas I di Surabaya, melantik Dewan Pengurus Wilayah (DPW), Dewan Pengurus Cabang (DPC), dan Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) se-Indonesia. Acara itu rencananya bakal menghadirkan KPK, Kapolda Jatim, dan Kajati Jatim. 

"Saat ini saya sudah menunjuk Ketua DPW Jatim sebagai Panitia Pelaksana Munas ke depan," pungkas Bung Ramot, sapaannya. (nf/rev)

5 Kios Pasar Ranggeh Pasuruan Rusak Tertimpa Pohon
Sabtu, 10 April 2021 02:59 WIB
Pasuruan, BANGSAONLINE.com - Sebuah Pohon Trembesi roboh menimpa Pasar Ranggeh di Desa Karangsentul Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.Akibatnya, 8 kios milik pedagang rusakDelapan kios milik pedagang yang rusak itu terdiri dari toko kelontong, pertanian...
Senin, 05 April 2021 10:05 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com.com - Gua Jegles, begitu nama gua yang masih dalam pembenahan itu sering disebut. Gua yang terletak di Dusun Jegles, Desa Keling, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri tersebut saat ini memang sedang viral di media sosial (medso...
Sabtu, 10 April 2021 05:43 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.COM – Kapal super raksasa Ever Given ternyata masih ditahan pemerintah Mesir. Kapal milik perusahaan Jepang itu dimintai ganti rugi Rp14 triliun setelah sempat menyumbat Terusan Suez.Loh? Silakan simak tulisan Dahlan Iskan ...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Jumat, 09 April 2021 09:59 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...