
SIDOARJO (BangsaOnline) - Sebanyak 14 preman diamankan dalam razia yang dilakukan puluhan anggota Polres Sidoarjo di terminal Bungurasih Kecamatan Waru, Kamis (22/1).
Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Sidoarjo, Kompol Nur Salim, mengatakan bahwa razia preman tersebut merupakan perintah langsung dari Kepolisian RI.
"Ini perintah serentak untuk melakukan razia preman," katanya usai melakukan razia.
Ditambahkan, Kasubag Humas Polres Sidoarjo AKP Samsul Hadi bahwa polisi membawa 14 preman dan 1 DPO Polsek Sedati.
"Preman tanpa KTP diamankan ke Polres Sidoarjo. Sementara 1 orang daftar pencairian orang (DPO) diserahkan ke Polsek Sedati," katanya.
DPO yang terjaring razia yakni Supriadi (28) warga Desa Pepe RT 25 RW 11 Kecamatan Sedati. Tersangka merupakan buronan Polsek Sedati dalam kasus pencurian gerobak (Curbak) Tosa yang dilakukan pada bulan Ramadan tahun 2014 lalu.
Terpisah, Kapolsek Sedati AKP Yuyus Andriastanto melalui Kasi Humas Polsek Sedati Aiptu Zainal Arifin mengakui pihaknya telah menerima 1 DPO Polsek Sedati dari Polres Sidoarjo saat terjaring dalam razia preman di Terminal Bungurasih.
"Saat ini tersangka (Supriadi) sudah tahan di Polsek Sedati," katanya.
Zainal menjelaskan, tersangka menjadi buronan pada Juli Tahun 2014 lalu. Tersangka, mencuri gerobak (Curbak) Tosa di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Desa Cemandi RT 03 RW 01 Kecamatan Sedati.
"Dari situ, kita lakukan pengejaran, dan tertangkap oleh Polres Sidoarjo saat razia preman. Dan kami terima kasih atas kordinasi yang baik, sehingga tersangka tertangkap," pungkasnya.