Rabu, 28 Oktober 2020 03:28

10 Dokter di Malang Raya Terpapar Covid-19 Dalam Sepekan, IDI Keluarkan Imbauan Waspada

Kamis, 27 Agustus 2020 13:59 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Agus Salimullah
10 Dokter di Malang Raya Terpapar Covid-19 Dalam Sepekan, IDI Keluarkan Imbauan Waspada
dr. Susana Indahwati.

KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Banyaknya dokter dan tenaga kesehatan di Malang Raya, termasuk Kota Batu, yang terpapar Covid-19, mendapat perhatian serius Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Komisariat Kota Batu Cabang Malang Raya. Dalam sepekan saja, sedikitnya sudah ada 10 dokter di Malang Raya yang terpapar Covid-19, dan 2 di antaranya meninggal.

"IDI sudah mengimbau kepada seluruh dokter atau tenaga kesehatan untuk tetap hati-hati dan waspada terhadap penularan Covid-19 ke dokter dan nakes, serta senantiasa tetap patuh dan disiplin pada protokol kesehatan, memakai APD yang sesuai saat melayani atau melakukan tindakan kepada pasien," ujar dr. Susana Indahwati, Ketua IDI Komisariat Kota Batu Cabang Malang Raya kepada BANGSAONLINE.com, Kamis (27/8).

Berdasarkan catatan IDI, sejak satu minggu terakhir, tepatnya mulai 17 Agustus hingga 24 Agustus 2020, sedikitnya sudah ada 10 orang dokter di Malang Raya terpapar Covid-19. Dari 10 orang itu, 2 di antaranya meninggal dunia pada tanggal 18 Agustus dan tanggal 21 Agustua yang lalu. Kemudian 4 orang sedang MRS (3 orang di RSSA dan 1 orang di RS UMM), dan 4 orang isolasi mandiri di rumah masing-masing.

"Dengan cara mematuhi protokol kesehatan secara disiplin yang terus menerus diharapkan paparan Covid-19 terhadap dokter atau nakes lainnya dapat dicegah dan dikurangi secepat mungkin," ungkap dr. Susana yang juga Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Batu.

Menurutnya, banyak faktor mengapa para dokter dan nakes tertular Covid-19. "Bisa jadi tingkat kelelahan yang menurunkan daya tahan tubuh. Selain itu adanya ketidakjujuran pasien yang ditangani karena takut diklaim sakit Covid-19. Kalau masalah APD, saya yakin kalau di RS sudah menjadi SOP dalam pelayanan," terangnya.

Sementara itu, per tanggal 26 Agustus 2020, ada tambahan positif 14 pasien di Kota Batu, yaitu 2 nakes dari RS Baptis, 7 pasien probable dan 5 pasien suspect. Dari 14 pasien tersebut, 7 orang dirawat di RS, 1 orang meninggal, 2 orang isolasi di shelter dan 4 orang isolasi mandiri di rumah. (asa/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Minggu, 25 Oktober 2020 12:28 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Wisata edukasi berbasis potensi desa di Jawa Timur kembali bertambah. Kali ini, bertempat di Desa Kalidawir, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Are...
Senin, 12 Oktober 2020 19:15 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) minta para kepala daerah meniru Jawa Timur dan Sulawesi Selatan dalam menangani Covid-19. Dua provinsi tersebut – menurut Jokowi - mampu menekan angka kasus Covid-19."Saya mencata...
Kamis, 22 Oktober 2020 10:40 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*34. wakaana lahu tsamarun faqaala lishaahibihi wahuwa yuhaawiruhu anaa aktsaru minka maalan wa-a’azzu nafaraandan dia memiliki kekayaan besar, maka dia berkata kepada kawannya (yang beriman) ketika bercakap-ca...
Selasa, 27 Oktober 2020 09:45 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...