Prosesi pelantikan pengurus Abpednas Gresik 2020-2025 di ruang paripurna DPRD. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Pelantikan pengurus Asosiasi Badan Permusyaratan Desa Nasional (Abpednas) Kabupaten Gresik periode 2020-2025 menjadi sejarah, karena pertama kalinya dilakukan di ruang paripurna DPRD Gresik, Sabtu (29/8).
Hadir dalam pelantikan ini, Wabup Gresik Moh. Qosim, Ketua DPRD Fandi Akmad Yani, Ketua DPD Abpednas Jawa Timur Agus Budi Sampurno, pejabat Forkopimda, dan Kepala PMD Malahatul Farda.
BACA JUGA:
- Hadiri Groundbreaking Nitrate Complex, Bupati: Gresik Kian Kokoh Jadi Magnet Investasi Nasional
- DPRD Gresik Belum Bahas Relokasi 43 PKL Kali Avoor
- Siap Luaskan Pasar Global, SIG Rampungkan Proyek Dermaga dan Fasilitas Produksi di Tuban
- PT PON Salurkan Beasiswa Sekolah Kejar Paket B & C Lewat Program Pintas di Tlogopojok
Dalam sambutannya, Wabup Moh. Qosim berharap kepala desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) bisa bersinergi untuk membahas program desa melalui rancangan anggaran pendapatan dan belanja desa (RAPBDes).
"BPD bukan badan pelengkap desa. Tapi BPD punya peran strategis untuk membangun desa, pemerintah dan negara," katanya.
Kerena itu, tambah Wabup, BPD dalam menjalankan tugasnya harus memiliki 3 S, yaitu sumber daya manusia (SDM) yang baik, sistem manajemen handal, dan sarana seperti kantor. "Makanya, kami doakan Abpednas Gresik secepatnya punya kantor yang representatif," harapnya.
Sementara Bupati Sambari Halim Radianto melalui sambutan virtual berharap Abpednas Gresik segera daftar ke Kesbangpol setelah dilantik. "Nanti yang saya tanyakan awal organisasi berdasarkan Permendagri. Pemerintah harus tahu AD/ART-nya, sehingga bisa terkontrol," katanya.






