Jumat, 30 Oktober 2020 20:57

APBD Jember Tahun 2021 Terancam Macet Lagi, Komunikasi DPRD dengan Pemkab Masih Buntu

Jumat, 18 September 2020 17:01 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Indrawan
APBD Jember Tahun 2021 Terancam Macet Lagi, Komunikasi DPRD dengan Pemkab Masih Buntu
Ilustrasi.

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Komunikasi antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Jember dalam membahas APBD 2021, sampai saat ini belum menemukan titik temu. Hal ini diakui Ketua DPRD Jember Itqon Syauqi. 

"Kita sampai saat ini belum ada titik temu pembahasannya. Kalau terus-terusan begini, masyarakat yang akan jadi korban," ujarnya saat ditemui di DPRD Jember, Jumat (18/9/2020).

Menurut Itqon, sesuai aturan mestinya pembahasan APBD diawali dengan penyusunan RKPD kabupaten dengan merujuk kepada RKPD Provinsi. RKPD kabupaten ini kemudian menjadi dasar untuk menyusun KUA PPAS, selanjutnya dibahas menjadi R-APBD dan ditetapkan menjadi APBD.

Namun menurut Itqon, ada kejanggalan dalam KUA PPAS yang diajukan Bupati Jember. Sebab, bupati sudah memasukkan KUA PPAS ke DPRD tanggal 10 Juli. Padahal RKPD Jawa Timur baru ditetapkan tanggal 11 Juli. 

"Bupati itu sudah berkirim pada 10 Juli lalu. Padahal RKPD Pemprov Jatim baru melakukan pengesahan 11 Agustus lalu. Dan ini sudah menyalahi aturan yang sudah diatur," imbuhnya.

"Lebih aneh lagi, KUA PPAS yang diajukan belum disentuh, tiba-tiba bupati mengajukan lagi R-APBD. Sementara DPRD sampai detik ini belum menerima RKPD kabupaten Jember," tuturnya.

Itqon berharap pemprov segera berkirim surat kepada bupati, untuk memberitahukan tahapan pembahasan APBD yang benar sesuai perundang-undangan. Sebab DPRD tidak berani melanjutkan pembahasan APBD, jika tata aturannya menabrak Undang-Indang.

"Kami berharap ya pemprov berkirim surat ke bupati, agar biar mengetahui mekanismenya seperti apa dalam penyusunan tersebut," tuturnya.

Jika kondisi seperti ini dibiarkan oleh pemprov, Itqon khawatir pembahasan APBD 2021 kembali menemui jalan buntu, sama halnya dengan APBD 2020 lalu. "Jika sampai ini terjadi, lagi-lagi masyarakat Jember secara luas yang akan kembali terkena dampaknya," tukasnya. (jbr1/yud/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 28 Oktober 2020 18:30 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Selama ini, masyarakat jamak mengetahui khasiat minyak kayu putih dipakai sebagai penghilang masuk angin atau perut kembung. Jarang atau belum banyak yang tahu kalau minyak tersebut berasal dari sebuah tanaman kayu putih. ...
Senin, 12 Oktober 2020 19:15 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) minta para kepala daerah meniru Jawa Timur dan Sulawesi Selatan dalam menangani Covid-19. Dua provinsi tersebut – menurut Jokowi - mampu menekan angka kasus Covid-19."Saya mencata...
Kamis, 22 Oktober 2020 10:40 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*34. wakaana lahu tsamarun faqaala lishaahibihi wahuwa yuhaawiruhu anaa aktsaru minka maalan wa-a’azzu nafaraandan dia memiliki kekayaan besar, maka dia berkata kepada kawannya (yang beriman) ketika bercakap-ca...
Rabu, 28 Oktober 2020 10:49 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...