Selasa, 20 Oktober 2020 06:41

Sah, KPU Gresik Tetapkan Niat dan QA sebagai Kontestan Pilbup 2020

Rabu, 23 September 2020 19:58 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Syuhud Almanfaluty
Sah, KPU Gresik Tetapkan Niat dan QA sebagai Kontestan Pilbup 2020
Ketua dan Komisioner KPU Gresik ketika menggelar pleno penetapan paslon. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - KPU Gresik telah menetapkan dua paslon Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah (Niat) dan Moh. Qosim-Asluchul Alif (QA) sebagai kontestan Pilbup Gresik 2020.

Penetapan kedua paslon tersebut setelah Ketua KPU Gresik Achmad Roni bersama empat komisioner menggelar pleno di ruang rapat KPU Gresik, Rabu (23/9/2020).

"Kami sudah putuskan kedua paslon, Niat dan QA telah kami tetapkan sebagai peserta Pilbup Gresik dengan memberikan SK penetapan kepada liaison officer (LO)," ujar Achmad Roni kepada wartawan usai pleno penetapan.

Roni menyatakan, setelah penetapan, selanjutnya KPU akan mengadakan pengundian nomor urut paslon pada Kamis (24/9/2020) besok malam bertempat di Hotel @ Home Primiere GKB. Untuk peserta yang diizinkan datang di lokasi (ruang) penetapan akan dibatasi.

"Atas pertimbangan protokol kesehatan, saat pengundian nomor urut hanya diikuti 7 orang masing-masing rombongan paslon, yakni paslon 2 orang, perwakilan partai 2 orang, tim kampanye 2 orang dan LO paslon 1 orang," ungkap Roni.

Adapun teknis pengundian nomor urut, lanjut Roni, terlebih dahulu paslon dan tim registrasi. Kemudian kedua paslon melakukan undian untuk menentukan siapa yang akan mengambil nomor urut terlebih dahulu, dengan memutar nomor 1-10. Paslon yang mendapat nomor terendah akan mendapatkan kesempatan pertama mengambil nomor urut.

Pengundian nomor urut juga akan ditayangkan secara virtual via zoom meeting di masing-masing posko pemenangan. "Jadi, via zoom pendukung bisa melihat prosesi pengundian nomor urut paslon di masing-masing posko paslon. Makanya, tak perlu ikut datang ke acara pengundian," terangnya.

Sementara Kapolres Gresik, AKBP Arief Fitrianto menyatakan akan menyiagakan 200 personel gabungan TNI-Polri di area pengundian nomor urut paslon. "Kami akan menegakkan Maklumat Kapolri yang isinya melarang pengumpulan massa dalam masa pandemi Covid-19," tegasnya.

Kapolres menyatakan, pihaknya sudah bertemu dengan masing-masing paslon untuk memberikan imbauan agar tidak mengerahkan massa. "Apabila terjadi pengerahan massa, Polres Gresik akan melakukan tindakan represif," pungkasnya. (hud/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Senin, 19 Oktober 2020 22:35 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri ternyata memiliki air terjun yang luar biasa indahnya. Namanya Air Terjun Ngleyangan. Sayangnya, untuk mencapai air terjun yang konon pernah dijadikan tempat bertapa Raja Kediri itu, sangat sulit ...
Senin, 12 Oktober 2020 19:15 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) minta para kepala daerah meniru Jawa Timur dan Sulawesi Selatan dalam menangani Covid-19. Dua provinsi tersebut – menurut Jokowi - mampu menekan angka kasus Covid-19."Saya mencata...
Senin, 28 September 2020 22:43 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*32. waidhrib lahum matsalan rajulayni ja’alnaa li-ahadihimaa jannatayni min a’naabin wahafafnaahumaa binakhlin waja’alnaa baynahumaa zar’aanDan berikanlah (Muhammad) kepada mereka sebuah perumpamaan, dua...
Sabtu, 17 Oktober 2020 14:42 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...