Sabtu, 17 April 2021 20:29

​Tanya Jawab: Istri Meninggalkan Ranjang Suami karena Marah

Jumat, 23 Oktober 2020 10:38 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: .
​Tanya Jawab: Istri Meninggalkan Ranjang Suami karena Marah
Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A..

>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<

Pertanyaan:

Assalamualaikum wr wb. Kiai yang saya muliakan. Saya mau tanya masalah pisah ranjang, bagaimana hukumnya kalau istri yang meninggalkan ranjang karena marah? Wassalam. (NN, Kampus PTS di Surabaya)

Jawaban:

BACA JUGA : 

Tanya-Jawab: Siasat 'Cerdas' Hubungan Intim saat Berpuasa

Ucapan Selamat Ramadan di Grup WhatsApp dan di Zaman Kanjeng Nabi

Istri Enggan Beri Jatah Biologis, Ketika Dimarahi Baru Melayani

​Tanya-Jawab: Sejak Pindah Rumah, Kucing-Kucing Saya Mati Mendadak, Mengapa?

Wa alaikumus salam Wr. Wb. Alasan apapun seorang istri yang enggan "melayani" suaminya di ranjang dalam hukum Islam (Fikih) itu Nusyuz namanya.

Nusyuz adalah pembangkangan istri atas suami. Nusyuz adalah HARAM yang berkonsekuensi dosa besar. Tentu Nusyuz muncul pasti ada sebabnya.

Tentu bapak sebagai suami pasti tahu sebabnya. Lakukan dialog persuasif dan lemah-lembut. Jika kemarahan istri itu adalah respons "ulah" suami, maka bapak wajib berusaha menenangkannya. Jika perlu bapak meminta maaf.

Jika pembangkangan tidak sembuh, maka bersikaplah "diam dan tidak menegur"nya, sampai waktu maksimal tiga hari. Insya Allah istri akan kembali ke pangkuan bapak. Selanjutnya, wajib berusaha untuk tidak mengulangi penyebab nusyuz.

Arahan saya mengacu pada Firman Allah: "Para istri yang Anda khawatirkan untuk nusyuz, maka berilah petuah mereka dan pisahkan mereka dari tempat tidur. Jika mereka sudah tunduk dan patuh, maka janganlah Anda bertindak sewenang-wenang yang akan membuat mereka membangkang kembali" (Qs al-Nisa': 34).

Ingat, janganlah bapak menjadi pendorong istri berbuat jahat (nusyuz). Sebab kejahatan istri hakikatnya juga kejahatan bapak. Semoga ke depan suasana keluarga menjadi harmonis, berkah, penuh cinta dan kasih. Wallahu a'lam.

​Mengenang Masa Lalu, Ngabuburit Sambil Bermain Meriam Bambu
Jumat, 16 April 2021 22:03 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Ada beragam cara yang bisa dilakukan untuk mengisi waktu menunggu berbuka puasa, atau ngabuburit.Salah satunya seperti yang dilakukan bocah di Kota Pasuruan, Jawa Timur. mereka bermain meriam bambu di tanah lapang.Sepert...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Sabtu, 17 April 2021 05:46 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Setelah banyak mendapat dukungan dari para tokoh, dokter, dan bahkan jenderal, tampaknya uji fase II Vaksin Nusantara akan lanjut. Tentu di luar BPOM.Apa itu Ilegal? Nah, silakan ikuti tulisan Dahlan Iskan di Disway d...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 17 April 2021 11:15 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...