Rabu, 21 April 2021 14:06

Bocah 1 Tahun yang Sempat Hilang di Tempat Wisata Sungai Kalibendo Ditemukan Meninggal Dunia

Senin, 30 November 2020 16:18 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Teguh Prayitno
Bocah 1 Tahun yang Sempat Hilang di Tempat Wisata Sungai Kalibendo Ditemukan Meninggal Dunia
Proses evakuasi korban di Sungai Kalibendo.

BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Adipati, bocah 1 tahun yang sempat hilang akibat terseret air bah yang menerjang tempat wisata Sungai Kalibendo di Desa Kampunganyar, Kecamatan Glagah, Banyuwangi akhirnya ditemukan, Senin (30/11/2020) pagi.

Balita malang tersebut ditemukan sekitar 1,5 kilometer dari lokasi kejadian dalam kondisi meninggal dunia.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Banyuwangi, Eka Muharram mengatakan, tim pencari yang terdiri dari gabungan anggota Satpolairud, Koramil, Polsek, Basarnas, BPBD, dan petugas keamanan perkebunan melanjutkan pencarian setelah sempat dihentikan sementara pada Minggu (29/11/2020) malam kemarin.

“Mulai jam 06.00 pagi tadi kita lakukan penyisiran sepanjang aliran Sungai Kalibendo. Tim pencari dibagi menjadi tiga regu,” kata Eka.

BACA JUGA : 

Sukses Bekuk Oknum Saat Pesta Narkoba, Tim Tipidsus Polresta Banyuwangi Dapat Penghargaan

Antisipasi Mudik, Polresta Banyuwangi Laksanakan Apel Gelar Pasukan Gabungan Operasi Semeru 2021

Operasi Pekat Semeru 2021, Polresta Banyuwangi Berhasil Tangkap Ratusan Tersangka

Polisi Masih Dalami Investasi Bodong yang Hebohkan Banyuwangi, Segera Panggil Para Korban

Eka menjelaskan, regu pertama menyisir dari pemandian Kalibendo menuju ke atas sekitar lokasi kejadian, dan regu kedua menyisir dari tempat pemandian Kalibendo menuju ke bawah. "Sedangkan regu ketiga menyisir di sekitar air terjun Jagir," imbuhnya.

Setelah dilakukan pencarian sekitar satu jam, tim regu kedua berhasil menemukan korban sekitar 150 meter dari pemandian Kalibendo. Korban ditemukan tersangkut di bebatuan aliran sungai, dalam kondisi meninggal dunia.

“Jenazah korban ditemukan tersangkut bebatuan di aliran sungai sekitar pukul 07.00 WIB. Sekitar 1,5 kilometer dari tempat kejadian musibah,” ungkapnya.

Selanjutnya, jenazah korban itu pun langsung dievakusai ke RSUD Blambangan dan diserahkan ke keluarga untuk dikebumikan.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, seorang ibu dan balita di Banyuwangi terseret air bah yang menerjang tempat wisata Sungai Kalibendo di Desa Kampunganyar, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, Minggu (29/11/2020) sore.

Saat kejadian, korban bersama suami dan tiga anaknya ini sedang asyik bermain air di bawah jembatan ‘sasak jukung’ dekat dengan pabrik cengkeh. Saat itu, di kawasan Kalibendo dan hulu sungai sedang dilanda hujan lebat. Sehingga tanpa diduga, tiba-tiba air bah datang.

Akibatnya, satu keluarga yang merupakan warga Lingkungan Kauman, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi itu pun terseret derasnya arus air bah yang menerjang.

Beruntung sang suami, Wahyu serta dua anak lainnya bernama Kenzi dan Canum berhasil menyelamatkan diri. Namun nahas, sang ibu bernama Linda (33) ditemukan meninggal terseret air bah hingga 200 meter dari lokasi mandi. Sedangkan anaknya yang masih balita bernama Adipati, belum ditemukan. (guh/rev)

​Adu Hebat Tiga Presiden, Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan (9)
Selasa, 20 April 2021 23:55 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Presiden Gus Dur mengajak jalan-jalan Presiden Amerika Serikat Bill Clinton dan Presiden Prancis Jacques Shirac. Mereka pun naik pesawat terbang. Sambil ngobrol santai, mereka saling mengunggulkan negaranya masing-ma...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Rabu, 21 April 2021 06:05 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Mengerikan. Mobil mewah Tesla terbakar. Yang menjadi misteri, tak ditemukan mayat di kursi kemudi. Mayat hanya ditemukan di kursi samping dan jok belakang.Apa sistem autopilot yang jadi kebanggaan Tesla tidak berfung...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...