Selasa, 02 Maret 2021 15:40

Hari Pertama Kerja Pascacuti, Bupati Pungkasiadi Resmikan TPA Edukasi Karangdiyeng

Senin, 07 Desember 2020 18:15 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Yudi Eko Purnomo
Hari Pertama Kerja Pascacuti, Bupati Pungkasiadi Resmikan TPA Edukasi Karangdiyeng
Bupati Pungkasiadi memberikan penghargaan kepada sopir teladan, para pemenang Lomba Desa Berseri pada Peringatan Hari Bumi. (foto: ist)

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Di hari pertama kerja pascacuti, Bupati Mojokerto Pungkasiadi langsung tancap gas. Bupati langsung meresmikan TPA Edukasi Karangdiyeng Kecamatan Kutorejo, serta launching Tim Reaksi Cepat (TRC) Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mojokerto, Senin (7/12/2020) pagi.

Bupati Pungkasiadi mengungkapkan bahwa harus ada perubahan dalam hal penanganan sampah.

“TPA Karangdiyeng juga berfungsi sebagai sarana edukasi dan rekreasi. Mari melihat sampah dari sisi lebih positif. Dari TPA ini, kita bisa belajar banyak, serta menggugah kesadaran bersama agar lebih bijak dalam mengelola sampah kita,” tutur bupati.

Bupati Pungkasiadi turut menyarankan agar pengelolaan TPA Karangdiyeng, dikelola lebih maksimal dengan bersinergi dengan pihak-pihak terkait.

“Saya harap dapat bersinergi, ya. Misalnya, dengan program pertanian, KRPL, peternakan, koperasi juga UMKM. Mudah-mudahan dapat terbentuk circular economy, agar semua bisa hidup sejahtera,” tandas bupati yang hadir bersama Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto Yayuk Pungkasiadi.

Sebelum itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mojokerto Didik Chusnul Yakin menjabarkan beberapa fasilitas dan sarana TPA Karangdiyeng seluas 4,2 hektare tersebut. TPA ini, kata Didik, didesain untuk menampung sampah sebanyak 50 ton per hari dengan masa pakai kurang lebih 3,14 tahun.

Selain itu, lanjut Didik, sistem pengelolaan menggunakan controlled landfill dengan dilengkapi berbagai fasilitas. Antara lain pagar gapura, jalan operasi, kantor, gudang bank sampah induk, garasi, Taman Kehati dan Edukasi, IPAL, zona aktif, buffer zone, area pengomposan, serta timbangan dan pos jaga.

“TPA Karangdiyeng dibangun sejak 2020, bertujuan untuk meningkatkan daya tampung pengelolaan sampah. Sebab, TPA kita di Belahan Tengah sudah overload per November 2020 lalu. TRC juga dibentuk dan launching hari ini, bertugas untuk menangani sampah liar dan membantu keadaan emergency pohon tumbang di Kota Mojosari,” papar Didik. (yep/zar)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Selasa, 02 Maret 2021 10:04 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Para tokoh konservatif di-bully. Gara-gara mereka dikabarkan menyembah berhala emas Donald Trump. Ini mengingatkan pada kasus jaman Nabi Musa. Tapi pendeta Tommy Zegan, sang pembuat patung membantah. Lalu bagaimana...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 27 Februari 2021 11:53 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...