Rabu, 21 April 2021 12:06

Pemuda di Jombang Tewas Dikeroyok Saat Malam Tahun Baru

Jumat, 01 Januari 2021 14:43 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Aan Amrulloh
Pemuda di Jombang Tewas Dikeroyok Saat Malam Tahun Baru
Rumah tempat korban meninggal dunia dipasang garis polisi. foto: AAN AMRULLOH/ BANGSAONLINE

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Malam pergantian tahun 2020 ke 2021 menjadi malam tahun baru terakhir bagi Slamet Kuncoro (22), pemuda asal Dusun Besuk Agung, Desa Sumberagung, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang.

Dirinya harus menghembuskan napas terakhirnya lantaran diduga dikeroyok oleh sejumlah pemuda di wilayah Dusun Bulak, Desa Mojokrapak, Kecamatan Tembelang. Saat itu, korban dijemput pelaku di rumah temannya, sebelum dihajar hingga tewas di momen malam pergantian tahun.

Kabar tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Tembelang, Iptu Radyati Putri Pradini. Pihaknya mengaku mendapatkan laporan adanya warga Kecamatan Peterongan meninggal usai dianiaya di wilayah hukumnya, pada Jumat (01/01) dini hari tadi.

"Info awalnya kita dapat tadi pagi. Info dari Polsek Peterongan, bahwasanya ada warganya yang dilaporkan meninggal. Tapi TKP kasusnya di Tembelang," ucapnya saat diwawancarai wartawan di Mapolsek Tembelang, Jumat (01/01).

BACA JUGA : 

Mayat Perempuan di Lahan Tebu Mojowarno Ternyata Korban Pembunuhan, Pelakunya 3 Orang

Polres Jombang Ungkap 25 Kasus Pidana Selama Januari 2021

Tewasnya Pemuda di Jombang Akibat Dikeroyok Saat Malam Tahun Baru, Gara-gara Postingan di Medsos

Sempat Bemesraan ​dengan Korban, Inilah Kronologi Pembunuhan Janda di Jombang

Menurut keterangan Iptu Putri, korban dianiaya oleh lebih dari satu orang. Para pelaku menjemput Slamet di kediaman temannya, AD (19), yang berada tidak jauh dari rumah korban pada Kamis (31/12/20), sekira pukul 21:00 WIB.

Usai bertemu korban, lanjut Putri, para pelaku mengajaknya ke wilayah Dusun Bulak. Di situlah korban diduga dianiaya hingga tidak sadarkan diri. Sedangkan, korban baru diketahui meninggal dunia pada Jumat dini hari sekira pukul 04:00 WIB.

"Korban dibawa pelaku ke TKP di Tembelang. Kemudian dikembalikan lagi oleh teman-temannya (para pelaku, red) di rumah temannya yang namanya Adi dalam kondisi sudah tak sadarkan diri. Kemudian sekitar pukul 4 pagi, dinyatakan meninggal dunia," terangnya.

Kapolsek menduga, korban tewas akibat dipukuli oleh para pelaku. Saat ini, jasad korban masih di kamar jenazah RSUD Jombang untuk menjalani autopsi.

"Kalau dugaan awal, di tubuhnya itu kayak dipukuli begitu. Kayak penganiayaan seperti itu. Untuk visumnya di RSUD Jombang," pungkas Putri. (aan/rev)

​Adu Hebat Tiga Presiden, Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan (9)
Selasa, 20 April 2021 23:55 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Presiden Gus Dur mengajak jalan-jalan Presiden Amerika Serikat Bill Clinton dan Presiden Prancis Jacques Shirac. Mereka pun naik pesawat terbang. Sambil ngobrol santai, mereka saling mengunggulkan negaranya masing-ma...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Rabu, 21 April 2021 06:05 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Mengerikan. Mobil mewah Tesla terbakar. Yang menjadi misteri, tak ditemukan mayat di kursi kemudi. Mayat hanya ditemukan di kursi samping dan jok belakang.Apa sistem autopilot yang jadi kebanggaan Tesla tidak berfung...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...