Wakasatlantas Polresta Sidoarjo AKP Achmadi saat diwawancarai. (foto: ist)
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sidoarjo menggelar pers rilis dan pengembalian barang bukti aksi balap liar di Halaman Mapolresta Sidoarjo, Selasa (5/1/2021).
Ada sekitar 50 kendaraan atau barang bukti hasil dari penindakan aksi balap liar di Sidoarjo yang dilakukan dan diamankan oleh Satlantas Polresta Sidoarjo selama akhir Desember 2020 lalu.
BACA JUGA:
- Tabrak Tossa, Bus Bagong Alami Kecelakaan Karambol di Krian Sidoarjo, 3 Orang Alami Luka
- Polres Ponorogo Amankan 123 Kendaraan yang Diduga Akan Dipakai Balap Liar
- Pelajar 17 Tahun Jadi Korban Luka Usai Motor Tabrak Mobil di Balongbendo Sidoarjo
- 35 Siswa SD di Sidoarjo Dapat Pelatihan Jadi Polisi Cilik untuk Lomba Polda Jatim
Wakasatlantas Polresta Sidoarjo AKP Achmadi mengatakan bahwa pengambilan barang bukti kendaraan aksi balap liar sudah bisa diambil, namun ada syarat yang harus dipenuhi terlebih dahulu.
"Kendaraan atau barang bukti itu bisa diambil, namun dengan syarat tertentu," katanya kepada awak media, Selasa (5/1/2021).
Syaratnya antara lain, bagi kendaraan yang tidak standar harus dikembalikan seperti asalnya, standar. Misalnya, kendaraan knalpot brong harus diganti knalpot standar, juga harus disertai surat kelengkapan kendaraan.
"Pengambilan mulai hari ini, Selasa (5/1/2021), dan pemilik kendaraan diminta menyertakan surat kelengkapan, serta mengembalikan kendaraan ke bentuk standarnya," terangnya.

Menurut Achmadi, pihaknya juga menyertakan syarat pengambilan kendaraan yang lain. Seperti, kendaraan akan bisa diambil jika saat mengambil didampingi oleh orang tua serta perangkat desa tempat tinggal pemilik.
"Tidak diberlakukan tilang untuk kendaraan ini, yang jelas harus memenuhi syaratnya," jelasnya.
Lebih jauh, kata Achmadi, pihaknya juga sangat mengharapkan kerja sama dengan para orang tua pelanggar. Jika, aksi balap liar kini masih marak di Sidoarjo.
Pihaknya berpesan agar hal semacam itu tidak terulang lagi di Sidoarjo, sebab selain meresahkan warga sekitar aksi balap liar, juga membahayakan bagi pengguna jalan lainnya.
"Jika masih mengulang akan terus ditindak, dan akan ditertibkan terus," pungkasnya. (cat/zar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




