Minggu, 28 Februari 2021 16:14

​Diduga Melebihi Batas Umur, 3 Perangkat Desa Cengkrong Pasuruan Dilaporkan ke Komisi I

Kamis, 07 Januari 2021 16:53 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Ahmad Habibi
​Diduga Melebihi Batas Umur, 3 Perangkat Desa Cengkrong Pasuruan Dilaporkan ke Komisi I
BPD dan Perangkat Desa Cengkrong saat audiensi dengan Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Puluhan perangkat dan BPD Desa Cengkrong, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan ramai-ramai mendatangani kantor DPRD setempat pada Kamis (7/1). Kedatangan mereka ke gedung parlemen tersebut untuk berkonsultasi soal 3 Perangkat Desa Cengkrong yang diduga usianya sudah melebihi batas masa bakti, yakni 60 tahun.

Tiga perangkat Desa Cengkrong yang diduga usianya sudah melebihi masa bakti tersebut yakni Ja’far, Hasan, dan Hudori. "Kedatangan perangkat dan BPD ke Komisi I DPRD ini untuk berkonsultasi berkaitan masa bakti 3 perangkat Desa Cengkrong yang diduga sudah melebihi 60 tahun," jelas Zaki Yamani, salah satu Anggota BPD Desa Cengkrong.

Namun berdasarkan pengecekan KTP yang dilakukan oleh pihak Kecamatan Pasrepan ke dispendukcapil, ternyata usia tiga perangkat  masih belum 60 tahun. Sehingga sesuai aturan, pihak pemerintah desa tidak diperkenankan mencopot mereka dari jabatannya sebagai perangkat.

Terpisah, Syakur, Kades Cengkrong yang dikonfirmasi BANGSAONLINE.com mengakui adanya keluhan dari masyarakat terkait dugaan 3 perangkat desanya yang usianya sudah 60 tahun, namun masih tetap berkantor di balai desa.

"Pihak desa tidak bisa mengambil keputusan. Untuk mengindari konflik di masyarakat, kami memilih untuk berkonsultasi dengan DPRD," jelasnya.

Sementara Ketua Komisi I DPRD Pasuruan, Dr. Kasiman yang dikonfirmasi BANGSAONLINE.com mengatakan adanya 3 Perangkat Desa Cengkrong yang usianya diduga lebih dari 60 tahun tidak terbukti. Karena saat dicek KTP-nya di dispendukcapil, umur mereka rata-rata 57 - 58 tahun.

“Kita sarankan kepada pihak kades untuk tidak melakukan kebijakan yang menimbulkan persoalan di masyarakat,” jelasnya. (bib/par/ian)               

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Minggu, 28 Februari 2021 10:23 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE com - Rakyat Indonesia sudah lama menunggu karya anak bangsa. Dalam segala bidang. Termasuk vaksin. Agar tak selalu tergantung pada bangsa lain.Nah,  saat semua negara panik karena pandemi Covid-19, lahir vaksin nusantara,...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 27 Februari 2021 11:53 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...