Minggu, 28 Februari 2021 01:27

Jelang PPKM, PDOI Pesan ke Ojol Agar Tak Cangkruk dan Bergerombol Nunggu Orderan

Minggu, 10 Januari 2021 19:13 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Didi Rosadi
Jelang PPKM, PDOI Pesan ke Ojol Agar Tak Cangkruk dan Bergerombol Nunggu Orderan
Daniel Lukas Rorong, Humas PDOI Jatim saat membagikan masker dan hand sanitizer pada masyarakat, termasuk ojol dan pengendara motor yang melintas, Minggu (10/1/21). foto: istimewa

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Sehari jelang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Perhimpunan Driver Online Indonesia (PDOI) Jawa Timur membagi-bagikan 300 masker, hand sanitizer, dan makanan di sejumlah titik di Surabaya, Minggu (10/1/21).

Di antaranya di traffic light Jalan Adityawarman, traffic light Diponegoro, traffic light Raya Nginden, depan Cafe Prajurit di Jalan Adityawarman dan di depan outlet Kopi Tiga Konglo di kawasan Hayam Wuruk.

Sasarannya tak hanya ojol (ojek online), tapi juga sopir bemo, tukang becak, satpam, pedagang keliling, dan pengendara motor yang melintas.

Daniel Lukas Rorong, Humas PDOI Jawa Timur, mengatakan bahwa aksi sosial itu sengaja digelar dalam rangka membantu masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, khususnya kebiasaan penggunaan masker serta mencuci tangan dengan hand sanitizer.

Khusus untuk pengemudi ojol (ojek online), Daniel berharap agar tetap senantiasa memakai masker selama menjalankan orderan, baik pengantaran orang maupun barang serta makanan.

Daniel juga mengimbau agar selama penerapan PPKM, kebiasaan cangkruk di warung kopi atau bergerombol sembari menunggu orderan tidak lagi dilakukan.

"Selain untuk memutus rantai penyebaran virus Covid-19 agar tidak lagi meluas, juga untuk menjaga keselamatan diri sendiri dan keluarga di rumah," tegas Daniel yang menjadi salah satu penggugat Permenhub 108/2017 yang dikabulkan oleh Mahkamah Agung.

Ditambahkannya, aksi sosial itu sendiri akan rutin dilakukan sampai 20 Januari 2021 mendatang dengan titik lokasi yang berpindah-pindah di wilayah Surabaya.

Sementara itu, Taufik, driver ojol asal Ketintang bersyukur saat menerima pemberian masker, hand sanitizer, serta makanan. "Alhamdulillah, maskernya bisa saya pakai bergantian," ujar Taufik yang sudah menjalani profesi ojol sejak 2016.

Untuk diketahui, pada 11-25 Januari 2021 akan diterapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat di beberapa wilayah di Indonesia. Khusus untuk Jawa Timur, ada 11 kabupaten/kota yang melaksanakan PPKM.

Di antaranya Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Kota Malang, Kabupaten Malang, Batu, Lamongan, Blitar, Kota Madiun, Kabupaten Madiun, dan Ngawi. (mdr/ian)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Sabtu, 27 Februari 2021 06:11 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Perdebatan Dahlan Iskan, wartawan kawakan, dengan Irwan Hidayat, pemilik pabrik jamu Sido Muncul ini menarik. Irwan Hidayat mengaku sukses karena hoki, bukan hasil kerja keras. Tapi Dahlan Iskan menolak, tak percaya...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 27 Februari 2021 11:53 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...