Para pengemudi ojol dalam acara istighatsah dan tahlil untuk almarhum Affan Kurniawan di Masjid Baitul Hamdi Pemprov Jatim Jalan Pahlawan Surabaya, Ahad (31/8/2025). Foto: bangsaonline.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pagi-pagi sekali. Pukul 6.00 WIB Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA sudah berada di Masjid Baitul Hamdi Pemprov Jawa Timur, Jalan Pahlawan Surabaya, Ahad (31/8/2025). Pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya dan Pacet Mojokerto itu kembali istighatsah dan tahlil bersama para driver ojek online (ojol).
Tahlil itu ditujukan kepada Almarhum Affan Kurniawan, pengemudi ojol yang meninggal karena dilindas mobil rantis Barakuda polisi saat mengikuti demo di Jakarta.
BACA JUGA:
- Siap Tanggung Konsumsi Muktamirin, Kiai Asep Persilakan Amanatul Ummah Ditempati Muktamar ke-35 NU
- Jarang Orang Kaya Dermawan, Ketua PWNU DKI Jakarta: Jadilah Orang seperti Kiai Asep
- Dahlan Iskan Pernah Tak Naik Kelas karena Sibuk Manggung Ikut Orkes
- Keren! Bahas Financial Freedom, Dahlan Iskan Tampil Energik di Depan Santri MBI Amanatul Ummah
Ini istighatsah kedua yang dilakukan Kiai Asep. Sebelumnya, Kiai Asep juga melakukan shalat ghaib dan tahlil untuk Affan Kurniawan di Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Jalan Siwalankerto Utara, Surabaya.
Di Masjid Baitul Hamdi Pemprov Jatim ini, Kiai Asep istighatsah dan tahlil bersama 500 driver ojol.
Di sela-sela istighatsah, Kiai Asep menyampaikan bahwa semua pengemudi ojol yang mengikuti acara istighatsah di Masjid Baitul Pemprov Jatim mendapat sembako. Para pengemudi Ojol itu spontan menyatakan alhamdulillah.
"Juga dapat uang. Masing-masing dapat Rp150 ribu," kata kiai miliader tapi dermawan itu. Para pengemudi ojol itu langsung berseru: wow. Sebagian lain mengucapkan syukur alhamdulillah.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




