SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pandemi Covid-19 membuat kehidupan di dunia menjadi berubah dan semakin membuka wawasan bagi investor atas pentingnya memperkuat portofolio mereka di masa yang tidak pasti. Semakin hari semakin banyak investor di seluruh dunia yang menginginkan investasi secara berkelanjutan dengan memperhatikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan, namun tetap menikmati potensi imbal hasil yang menarik.
Mengawali tahun 2021, PermataBank bersama PT Batavia Prosoerindo Aset Manajemen (BPAM) bekerja sama menghadirkan produk reksadana syariah bermata uang USD dengan nama Batavia Global ESG Sharia Equity USD (BGESEU). Menggabungkan investasi konvensional dan wawasan ESG, reksadana tersebut berinvestasi pada tren dan peluang baru dengan mengedepankan isu sustainability atau berkelanjutan yang memiliki dampak finansial yang nyata.
BACA JUGA:
- Dari Kartini ke Era Digital: Zakat untuk Pendidikan Perempuan sebagai Investasi Masa Depan Jatim
- Bill Gates Pernah Ingatkan CEO Microsoft Soal Investasi di OpenAI
- BSI Fest Ramadan 2026 Ada di Surabaya, Tawarkan Diskon Paket Umrah Hingga Rp 4 juta
- Senator Ning Lia: Pemulihan IHSG Harus Jadi Momentum Pemerataan Investasi Daerah
Dengan mengintegrasikan prinsip syariah dan faktor ESG pada reksadana Batavia Global ESG Sharia Equity USD, investor mengurangi paparan ke perusahaan dan/atau industri yang dianggap membahayakan oleh pakar investasi berkelanjutan.
Direktur Retail Banking PermataBank Djumariah Tenteram mengatakan, dihadirkannya BGESEU karena perusahaan mementingkan sustainability. Sedangkan generasi millennials adalah generasi dengan skor tertinggi yang memilih perusahaan yang mementingkan sustainability.
"Keinginan untuk membawa perubahan menjadi salah satu bagian dari niat berinvetasi nasabah millennials. Mereka merasa ini adalah tanggung jawab sosial," terang Djumariah.
"Reksadana berbasis ESG sudah menjadi tren sejak 2017, namun performanya memang meningkat drastis di 2020. BGESEU menjadi salah satu produk unggulan di awal tahun karena optimis bahwa mengawali tahun masyarakat pasti ingin memulai berbenah perencanaan keuangan, mencari investasi yang cocok return-nya dan sesuai dengan hati Nurani," bebernya/
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




