Minggu, 17 Januari 2021 01:48

Dicoret dari Daftar Penerima BPNT, Penjual Kangkung di Tuban Menangis

Rabu, 13 Januari 2021 17:51 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Gunawan Wihandono
Dicoret dari Daftar Penerima BPNT, Penjual Kangkung di Tuban Menangis
Darwati, warga Desa Widang, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban yang telah dicoret dari daftar KPM BPNT.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Darwati (58), berulang kali menyeka air matanya saat menceritakan dirinya telah dicoret dari daftar Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Rabu (13/1/21).

Perempuan dari Desa Widang, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban itu tak menyangka jika ia bukan lagi sebagai penerima bantuan sembako dari Kementerian Sosial (Kemensos) tersebut. Padahal, bansos BPNT itu sangat dibutuhkan untuk menopang ekonomi keluarganya.

Sambil berurai air mata, Darwati menceritakan kronologi dirinya sudah tak lagi menjadi KPM BPNT. Ketika hendak mengambil jatah bansos BPNT di e-Warong bulan Januari lalu, kartu yang ia miliki ternyata sudah tidak berfungsi karena saldonya kosong.

"Kemarin saya mau ambil jatah, tapi nggak bisa soalnya nama saya tidak lagi terdaftar sebagai penerima bantuan," tutur Darwati.

Praktis, mulai saat ini dirinya hanya mengandalkan penghasilan dari menjual kangkung, tempe, dan bawang yang ditekuninya setiap hari. Padahal, perempuan yang tinggal bersama suaminya Jupri (68) di rumah renovasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) tersebut mengaku sangat terbantu dengan bansos BPNT berupa beras, telur, tahu, dan tempe.

"Semenjak tidak dapat bantuan, ya sehari-harinya mengandalkan hasil cari kangkung," imbuh Darwati saat ditemui di rumahnya.

Dia berharap, namanya kembali terdaftar sebagai KPM BPNT sehingga bisa mengurangi beban kebutuhan keluarga. Sebab, kata dia, hasil dari jualan kangkung, tempe, dan tahu yang rata-rata Rp 30 ribu tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan ia dan suaminya. "Iya, harapannya bisa kembali mendapat bantuan BPNT," harapnya.

Sementara itu, Kepala Dusun Widang Widodo membenarkan jika Darwati dicoret dari KPM BPNT. Namun pihaknya selaku perangkat desa tidak mengetahui pasti kenapa nama Darwati dicoret dari daftar KPM BPNT tahun 2021.

Ia mengatakan, pihak desa telah beberapa kali mengusulkan penerima BPNT ke Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Tuban, namun belum ada tindak lanjut.

"Yang pasti dari desa akan terus mengupayakan Ibu Darwati ini tetap mendapatkan bantuan BPNT, melihat kondisi ekonomi Ibu Darwati yang memprihatinkan," pungkas Widodo. (gun/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Senin, 11 Januari 2021 16:42 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Kerusuhan politik yang dilakukan pendukung fanatik Presiden Donald Trump menelan banyak korban jiwa. Setidaknya, empat pendukung Trump dan dua polisi dikabarkan meninggal dunia terkait aksi demo anarkis di Gedung Cap...
Sabtu, 16 Januari 2021 19:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*50. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa kaana mina aljinni fafasaqa ‘an amri rabbihi afatattakhidzuunahu wadzurriyyatahu awliyaa-a min duunii wahum lakum ‘aduwwun bi/sa lil...
Sabtu, 26 Desember 2020 12:03 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...