Lewat 'OKE Gelora', Partai Gelora Optimis Indonesia Jadi Lima Besar Dunia

Lewat Hamy Wahjunianto. foto: ist

JAKARTA, BANGSAONLINE.com terus memperkuat kader. Kali ini lewat program “Oke Gelora” (Orientasi Kepemimpinan ).

"Dalam rangka membawa menjadi 5 besar kekuatan dunia, tantangan terbesar Partai Gelora adalah mendirikan institusi yang bisa melahirkan para negarawan pemakmur bangsa dan pemimpin berkelas dunia," kata Hamy Wahjunianto, Ketua Bidang Pengembangan Pimpinan (Bangpim) DPN dalam rilis yang diterima BANGSAONLINE.com, Selasa (16/2/2021).

Menurut dia, untuk mewujudkan Indonesia menjadi lima besar kekuatan dunia sejajar dengan Amerika Serikat (AS), Uni Eropa, Rusia dan China, tantangan terbesar bagi Partai Gelombang Rakyat (Gelora), adalah melahirkan sumber daya manusia (SDM) yang akan menjadi negarawan-negarawan berkelas dunia.

“Perubahan dan peristiwa besar yang terjadi di Indonesia selalu didahului oleh pergulatan pemikiran,” jelasnya.

Karena itu, Akademi Pemimpin (API) , menyiapkan ide atau narasi besar yang akan menjadi bahan diskusi pergulatan pemikiran para pemimpin.

Wakil Ketua Bangpim DPN Irwan menambahkan bahwa dalam buku yang ditulis Ketua Umum Partai Gelora Anis Matta 'Gelombang Ketiga' sudah sangat jelas dalam perjalanan bangsa Indonesia, dulu, kini, dan ke depan.

"Dan tibalah kita pada gelombang ketiganya dan sebagai arah perjalanan tentu kita tidak akan kembali lagi ke gelombang pertama atau berputar-putar pada gelombang kedua. Gelombang ketiga merupakan lanjutan dari kedua konsep sebelumnya, yaitu Gelombang Menjadi dan Gelombang Menjadi Bangsa Modern," kata Irwan.

Sekretaris Jenderal Mahfuz Sidik juga menegaskan, untuk bisa memasuki gelombang ketiga, diperlukan upaya penguatan jatidiri sebagai prasyarat dalam membawa sebagai kekuatan lima besar dunia.

"Akademi Pemimpin menjadi penting diikuti oleh setiap kader sebagai cara menguatkan jati diri ke-Indonesia-annya, karena kapasitas ini menjadi prasyarat dalam membawa Indonesia lima besar dunia," tegas Mahfuz. (tim)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Ditjen Bea Cukai Ditegur Menkeu Terkait Oknum Penjual Pita Rokok':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO