Senin, 19 April 2021 15:54

Ada Kerumunan Saat Pelaksanaan Vaksinasi di Disdik Bangkalan

Senin, 01 Maret 2021 16:46 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Ahmad Fauzi
Ada Kerumunan Saat Pelaksanaan Vaksinasi di Disdik Bangkalan
Karyawan Dinas Pendidikan Bangkalan tampak berkerumun saat pelaksanaan vaksinasi, Senin (1/3/2021). foto: FAUZI/ BANGSAONLINE

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Pelaksanaan vaksinasi untuk pegawai Dinas Pendidikan Bangkalan yang berlokasi di gedung kantor setempat menimbulkan kerumunan, Senin (1/4/2021). Beberapa pegawai tampak tidak memperhatikan protokol kesehatan, utamanya jaga jarak.

Pantauan BANGSAONLINE.com di Gedung Dinas Pendidikan Lantai II, kerumunan itu terjadi saat pegawai antre pelaksanaan vaksinasi.

Padahal Kepala Disdik Bangkalan, Bambang Mustika sudah mengimbau kepada karyawan agar tetap melaksanakan prokes walaupun hendak divaksin. "Walaupun nanti kita mau divaksin, protokol kesehatan tetap dijaga. Tetap pakai masker, jangan berkerumun, jaga jarak dan cuci tangan, dan lain sebagainya," pinta Bambang Mustika.

Kata Bambang, penerapan 3 M tidak hanya saat adanya Covid-19, namun sudah dilaksanakan oleh tenaga pendidik di Bangkalan jauh sebelum ada pandemi, sebagai bagian perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

BACA JUGA : 

Vaksin Nusantara Dimatikan, Tapi Jenderal Ini Antre Divaksin Nusantara, Cinta Produk dalam Negeri

Ulama Harus Jujur dan Independen, Tidak Diplomatis, dalam Fatwa Vaksin

Naikkan Pajak untuk Orang Kaya, 50 Hari Sukses Vaksin 100 Juta Orang

Gubernur Khofifah Masifkan Vaksinasi, 28 Maret-24 April di Sentra Vaksinasi Bersama Grand City

Sementara untuk vaksinasi kali ini, Bambang menjelaskan sasaran prioritas adalah tenaga pendidik. Harapannya, para guru dan siswa dapat belajar dengan aman dan nyaman saat sekolah tatap muka mulai diberlakukan.

"Ke depan secara bergantian akan dilaksanakan vaksinasi bagi Korwil, PAUD, SD, dan SMP yang rencananya akan berlangsung selama 19 gelombang, di mana total yang terdaftar di dapodik sebanyak 12.650 tenaga pendidik, dan ini pertama yang berlangsung di lingkungan dinas," ucapnya. (uzi/rev)

Teh Panas Rp 5.000, Teh Dingin Rp 10.000, Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan (7)
Minggu, 18 April 2021 22:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com –Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan kali ini M Mas’ud Adnan – sang narator - mereview tentang orang Madura yang tiba-tiba haus. Ia pun pergi ke warung di pinggir jalan. Ia membeli teh. Di warung itu semua barang yang ...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Senin, 19 April 2021 05:29 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dua guru besar ini punya integritas dan reputasi tinggi di bidangnya masing-masing. Nah, Dahlan Iskan kali ini tak banyak menulis. Tapi menurunkan pandangan dua profesor yang dua-duanya kontra dan kritis terhadap Vaksin...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...