Sabtu, 08 Mei 2021 19:28

Antisipasi Korban Bertambah, BHS Minta Long Storage Kalimati Segera Difungsikan

Senin, 15 Maret 2021 22:43 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Musta'in
Antisipasi Korban Bertambah, BHS Minta Long Storage Kalimati Segera Difungsikan
TINJAU: BHS melihat kondisi Long Storage Kalimati, Senin (15/3/2021). foto: MUSTA'IN/ BANGSAONLINE

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Kejadian seorang remaja tenggelam dan meninggal dunia di Long Storage Kalimati membuat prihatin anggota Dewan Pakar DPP Partai Gerindra, Bambang Haryo Soekartono (BHS). Dia berharap kejadian tersebut tidak terulang lagi dan bisa diantisipasi agar korban jiwa tidak bertambah lagi.

Menurut BHS, untuk mencegah agar masyarakat tidak masuk ke dalam area Long Storage Kalimati, pengelola seharusnya mengerahkan sumberdaya dan peralatan keselamatan.

"Di sini perlu penjaga Long Storage misalnya dari petugas BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) atau karena ini masih dikelola Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas, perlu dukungan dari Basarnas. Karena (Long Storage Kalimati) ini cukup besar, sama seperti waduk, panjangnya 5 kilometer dan lebar 100 meter," cetus BHS saat mengunjungi Long Storage Kalimati, perbatasan Sidoarjo dan Mojokerto, Senin (15/3/2021).

Kata BHS, kawasan Long Storage Kalimati ini juga perlu fasilitas lampu penerangan yang cukup. Dia menilai saat ini Long Storage Kalimati belum dilengkapi lampu penerangan yang memadai. Semua titik area Long Storage juga perlu diberi pagar pembatas.

BACA JUGA : 

Dharma Lautan Utama Distribusikan Bantuan Logistik bagi Korban Gempa Bumi di Lumajang

Beras Sidoarjo Kalah Bersaing, BHS Dorong Modernisasi Mesin Penggilingan

Cegah Kecelakaan Maut, BHS Minta Semua Perlintasan KA di Sidoarjo Dilengkapi Sirine

Jelang Lebaran, BHS Minta Pemerintah Antisipasi Lonjakan Harga 11 Komoditas Pangan

"Perlu diprioritaskan ada pagar pembatas. Kapan hari infonya ada motor kecebur ke sini gara-gara tidak ada pagarnya," ungkap BHS.

Kata BHS, jika pengelola Long Storage Kalimati masih kesulitan mengerahkan sumberdaya keselamatan, tanggung jawab itu bisa diambil alih oleh pemerintah daerah, yakni Pemkab Sidoarjo dan Pemkab Mojokerto.

"Pemkab sudah bisa bertindak demi menyelamatkan warganya yang sekarang ini sangat suka berwisata di pinggir waduk ini," tandas mantan anggota DPR RI periode 2014-2019 ini.

Upaya lainnya agar waduk Long Storage Kalimati tidak mengakibatkan bahaya bagi warga sekitar, pemanfaatan waduk untuk sejumlah kebutuhan, harus segera diwujudkan. Di antaranya untuk irigasi lahan pertanian. "Karena 1,6 juta meterkubik itu luar biasa. Bisa untuk mengairi 100 kali sawah di Sidoarjo, termasuk di Mojokerto. Jadi ini harus segera difungsikan," pinta BHS.

Selain untuk pertanian, Long Storage Kalimati yang dibangun dengan anggaran APBN sekitar Rp 360 miliar ini bisa dimanfaatkan sebagai sumber bahan baku air bersih PDAM.

BHS menegaskan, sejak awal dia ingin PDAM Delta Tirta Sidoarjo tidak tergantung pada sumber air Umbulan, karena punya sumber air di Long Storage Kalimati.

"Kita ini ada air yang tersedia gratis, sekitar 1,6 juta meterkubik dengan kelas A, yang mendekati kelas air umbulan. Jadi nggak usah bayar, bisa dipakai untuk PDAM untuk pelanggan wilayah barat dan tengah. PDAM saat ini baru bisa melayani 30 persen penduduk Sidoarjo," jlentreh BHS.

Kata BHS, Long Storage Kalimati juga bisa dimanfaatkan untuk area latihan olahraga air misalnya ski air dan kano. Dengan begitu, atlet-atlet olahraga air asal Sidoarjo dan Mojokerto bisa meraih prestasi terbaik se-Indonesia dengan memanfaatkan Waduk Long Storage Kalimati tersebut.

Selain itu, Waduk Long Storage Kalimati juga bisa dimanfaatkan untuk usaha budidaya perikanan. "Bisa pakai keramba jaring apung untuk perikanan, karena airnya sangat bagus. Airnya belum kena polusi pabrik. Ini airnya campuran air hujan dan sungai. Ini yang perlu diperhatikan oleh pemerintah daerah maupun pemerintah pusat," tegas alumni ITS Surabaya ini.

Ditegaskan BHS, dengan pemanfaatan Long Storage Kalimati untuk beberapa kepentingan dan kebutuhan tersebut, diharapkan warga sekitar juga punya tanggungjawab untuk ikut memiliki Long Storage Kalimati. "Kalau merasa memiliki tentu ikut menjaga dan tidak akan muncul kejadian yang seperti kemarin," tandasnya.

Sementara itu, salah satu petugas lapangan Long Storage Kalimati, Ridho mengatakan, tercatat ada dua kejadian korban tenggelam di waduk Long Storage Kalimati. "Sudah dua kali ini. Ini kejadian yang kedua," ungkap Ridho saat BHS melihat kondisi Long Storage Kalimati.

Diketahui, Ach Dafin Afandi (18), warga Desa Terungwetan Kecamatan Krian, Sidoarjo, tenggelam di area Waduk Long Storage Kalimati, Sabtu (13/3/2021) pukul 17.30 WIB.

Korban berenang hendak menyeberangi Long Storage, namun diduga karena kehabisan nafas, korban lalu tenggelam. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, 5 meter dari titik tenggelam, pada Minggu (14/3/2021) malam. (sta/ian)

Awal Mula Tarawih Cepat di Ponpes Hidayatullah Al Muhajirin Bangkalan
Jumat, 07 Mei 2021 23:44 WIB
BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Ada fenomena yang selalu viral setiap Bulan Ramadan, yakni Salat Tarawih Cepat. Jika di Indramayu ada pesantren yang menuntaskan salat tarawih 23 rakaat dalam durasi hanya 6 menit, di Bangkalan juga ada pesantren ya...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Sabtu, 08 Mei 2021 09:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Genre baru persuratkabaran dimulai dari Singapura. Koran terkemuka di negeri singa itu mengubah diri menjadi not for profit. Perubahan drastis ini dilakukan setelah mengalami kemerosotan yang terus terjadi.Tapi apa beda...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...