Bupati Gus Yani didampingi Kapolres, Dandim, Kepala DPUTR, dan Kabid Bina Marga saat peluncuran URC-Apalan. (foto: SYUHUD/BANGSAONLINE)
Bupati Gus Yani juga meminta agar mindset dalam bekerja memberikan layanan kepada masyarakat diubah. "Mindset harus berubah. Jangan sampai ada jalan rusak, alasan anggaran tak ada ya sudah. Jangan sampai," katanya.
"Jika ada komunikasi dengan masyarakat akan ada sinergisitas luar biasa antara pemerintah dan masyarakat," tambahnya.
Bupati Gus Yani berjanji dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)-Perubahan 2021 akan ada tambahan anggaran untuk perbaikan kerusakan jalan. "URC-Apalan harus bergerak cepat. Jangan khawatir kami berdua akan duduk bersama soal anggaran. Dengan tim kompak, Insya Allah tak akan ada jalan rusak lagi di Kabupaten Gresik," pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, DPUTR Gresik saat ini tengah menangani jalan kabupaten se-Kabupaten Gresik dengan panjang sekitar 524 km dan eks JPD. Untuk JPD sendiri se-Kabupaten Gresik ada 160 ruas.
Sementara itu, Kepala DPUTR Gresik Gunawan Setijadi mengatakan bahwa peluncuran URC-Apalan akan menindaklanjuti kerusakan jalan. "Untuk itu, diharapkan masyarakat lapor kalau ada jalan rusak. Biar cepat ditangani," imbaunya.
Menurut Gunawan, DPUTR Gresik saat ini memiliki 6 tim URC. Satu tim URC wilayah Gresik Selatan, dua tim URC wilayah Gresik Tengah, satu tim URC wilayah Gresik Utara, satu tim URC malam, dan satu tim URC Bawean.
"Tim ini dibentuk dalam rangka mendukung program kerja 99 hari Nawa Karsa Pemerintahan Gresik Baru," pungkasnya. (hud/zar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




