Kamis, 13 Mei 2021 11:00

IJTI, AJI, dan PWI Gelar Aksi Solidaritas Kecam Kekerasan Terhadap Wartawan Tempo

Senin, 29 Maret 2021 19:32 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Anatasia Novarina
IJTI, AJI, dan PWI Gelar Aksi Solidaritas Kecam Kekerasan Terhadap Wartawan Tempo
Puluhan wartawan yang tergabung dalam IJTI, AJI, dan PWI saat unjuk rasa di depan Gedung Grahadi Surabaya, Senin (29/3/2021).

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Puluhan wartawan yang tergabung dalam IJTI (Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia), Aliansi Jurnalis Independen (AJI), dan PWI (Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) unjuk rasa di depan Gedung Grahadi Surabaya, Senin (29/3/2021).

Mereka melakukan aksi solidaritas terhadap Nurhadi, wartawan Tempo yang mendapatkan kekerasan, saat melakukan rangkaian peliputan dan investigasi terkait korupsi, di Surabaya.

Lukman Rozaq, ketua IJTI Korda Surabaya menyesalkan dan mengecam keras tindakan kekerasan dan intimidasi oleh oknum aparat kepada Nurhadi, selaku wartawan tempo.

“Aksi solidaritas ini dilakukan oleh seluruh jurnalis di Surabaya, baik media cetak, elektronik, maupun televisi,” jelas, Lukman Rozaq.

BACA JUGA : 

Peduli Anak Yatim, IJTI Kediri Gelar Bukber dan Bagikan Santunan di Panti Asuhan Ar Risalah

Jelang Lebaran, PWI Sidoarjo Bagi-bagi Sembako ke Sopir Angkot

Gelar Muskorda II, Bang Roma Nahkodai IJTI Kediri

Kapolresta Sidoarjo Dinobatkan Jadi Tokoh Kamtibmas dalam Ajang PWI Jatim Award 2021

Ia menegaskan, tindakan kekerasan yang dialami oleh Nurhadi sangat tidak dibenarkan dan melanggar Undang-Undang Pers Pasal 40 tahun 1999. “Dalam pasal ini jelas, jurnalis yang melakukan peliputan di lindungan UU,” tambahnya.

Dalam pasal ini juga dijelaskan, bagi siapa pun melakukan kekerasan, penghadangan, intimidasi dan merusak alat peliputan jurnalis, ancaman hukumnya adalah pidana.

“Sudah dijelaskan didalam UU No 40 Tahun 1999, ancamannya pidana,” ungkapnya.

Kami meminta kepada Polri untuk mengusut tuntas kasus ini. Harapan kami, agar aparat penegak hukum ke depan bisa bersikap bijak dan memahami tugas-tugas jurnalis di lapangan. “Agar tindakan kekerasan tidak terulang kembali,” harapnya. (ana/rev)

Jual Telur Infertil, 2 Warga Pasuruan Dicokok Polisi
Senin, 10 Mei 2021 23:24 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Aparat Polres Pasuruan mengamankan 2 orang pelaku perdagangan telur ayam infertil. Selain memperdagangkan telur infertil atau afkir, keduanya juga menjual limbah telur tak layak konsumsi, kepada produsen roti rumahan...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Kamis, 13 Mei 2021 08:15 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com-Tulisan Dahlan Iskan tentang Revolusi Energi edisi 2 ini menarik dinikmati pada Hari Raya Idul Fitri. Memang tergolong berat dan berbobot. Tapi mudah dicerna. Apalagi ditulis secara "sederhana" dalam bentuk pointer-pointer ...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...