Selasa, 20 April 2021 13:24

Begini Nasib Para Pemandu Lagu di Ngawi Pasca Penutupan Rumah Karaoke

Jumat, 02 April 2021 20:26 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Zainal Abidin
Begini Nasib Para Pemandu Lagu di Ngawi Pasca Penutupan Rumah Karaoke
Para LC sebelum pandemi saat di ruang tunggu.

NGAWI, BANGSAONLINE.com - Keberadaan tempat hiburan malam (THM) identik dengan para pemandu lagu atau kerap disebut Ladies Companion (LC), atau purel. Mereka menjadi salah satu pekerja yang terimbas dari adanya pandemi, yang menyebabkan rumah karaoke di wilayah Ngawi ditutup.

Namun dari ditutupnya THM seperti rumah karaoke, ternyata ada kisah yang mengetuk hati dari beberapa pengalaman hidup para LC. Sebut saja Melati (29). Saat ditemui BANGSAONLINE.com, ia menceritakan kisahnya selama satu tahun belakangan, ketika tempatnya mengais rezeki ditutup.

"Kita akhirnya mulai usaha apa saja yang penting dapat uang. Saya bersedia menjadi teman dalam acara minum (pesta miras, red)," jelas wanita yang berstatus janda anak satu tersebut.

Menurutnya, banyak LC-LC lain yang juga akhirnya pindah profesi sementara sebagai pendamping dalam acara pesta miras, yang biasanya digelar para pelanggan karaoke. Terutama LC yang memang hobi minum miras.

BACA JUGA : 

Terapkan Prokes Ketat dan Tanpa LC, ​THM di Ngawi Siap Beroperasi Kembali

Tempat Hiburan Malam Boleh Buka Tanpa Batas Waktu Operasional, Ini SE Terbaru Bupati Ngawi

Bupati Ngawi Bakal Buka Lagi Tempat Hiburan Malam dan Wisata, ini Alasannya

Razia Hiburan Malam, LC dan Pengunjung Karaoke di Blitar Dites Urine, Ini Hasilnya

Melati mengaku sempat diterima sebagai tenaga kontrak dalam sebuah perusahaan bidang penjualan. Namun karena honor yang diterima jauh dari yang diharapkan, ia akhirnya memutuskan keluar.

Lain lagi dengan yang dialami Mawar. Ia tak menerima tawaran menjadi pendamping pesta miras, karena memang tak hobi minum minuman beralkohol. Untuk mencukupi kebutuhan hidup, Mawar sempat masuk ke dunia bisnis esek-esek.

"Mau kerja apalagi mas? Saya hanya mengandalkan suara, untuk minum saya tidak kuat. Jadi ya pokoknya bisa dapat uang untuk dikirim ke rumah," terang Mawar yang memang mempunyai suara emas ini.

Sebagai wanita yang menjadi tulang punggung dari keluarga, Mawar sangat berharap Pemkab Ngawi segera membuka kembali tempat hiburan malam, agar dirinya bisa menyambung hidup.

Pemkab Ngawi memang telah mengumumkan akan membuka kembali tempat hiburan malam. Namun, dalam Peraturan Bupati Ngawi yang mengatur hal tersebut, THM diizinkan beroperasi dengan banyak persyaratan. Salah satunya dilarang adanya LC di dalam ruang karaoke.

"Memang nantinya kita diizinkan buka, tetapi tidak boleh menyediakan LC," jelas Nina, pengelola THM di Ngawi.

Namun kapan beroperasinya THM juga masih belum jelas. "Yang terakhir lokasi sudah dicek oleh petugas. Namun secara resmi diizinkan buka masih belum jelas," urainya.

"Sebenarnya kalau para LC tidak boleh kerja kembali ya kasihan," pungkasnya. (nal/ian)

Polisi dan Tukang Becak, Madura Kok Dilawan
Senin, 19 April 2021 21:38 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episoode ke-8 ini mereview tukang becak asal Madura yang dihadang polisi karena dianggap melanggar rambu-rambu lalu lintas. Di jalan raya itu memang tertancap rambu lalu lintas berupa ga...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Selasa, 20 April 2021 09:05 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Banyak sekali para tokoh nasional – termasuk para dokter kondang – yang daftar menjadi relawan uji coba fase II Vaksin Nusantara. Tapi Dahlan Iskan tak lolos. Loh, mengapa?Simak tulisan wartawan kondang itu di Dis...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...