Kamis, 15 April 2021 02:22

Datangi Gedung DPRD Trenggalek, Puluhan Perwakilan Perangkat Desa Tolak Refocusing ADD

Kamis, 08 April 2021 20:54 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Herman Subagyo
Datangi Gedung DPRD Trenggalek, Puluhan Perwakilan Perangkat Desa Tolak Refocusing ADD
Puryono (baju putih), Ketua AKD Trenggalek saat menyampaikan aspirasi di Gedung DPRD Trenggalek. (foto: HERMAN/ BANGSAONLINE)

TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Rencana Pemkab Trenggalek memangkas ADD (Alokasi Dana Desa) senilai rata-rata 32 juta rupiah per desa untuk penanganan Covid-19, menuai reaksi penolakan dari para kepala desa se-Kabupaten Trenggalek.

Beberapa perangkat desa dari perwakilan AKD (Asosiasi Kepala Desa) Kabupaten Trenggalek dan PPDI (Persatuan Perangkat Desa Indonesia) mendatangi gedung DPRD setempat untuk menyampaikan penolakan tersebut di hadapan para wakil rakyat.

Ketua AKD (Asosiasi Kepala Desa) Kabupaten Trenggalek Puryono dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa dirinya mewakili seluruh perangkat desa se-Kabupaten Trenggalek menyatakan menolak adanya pemotongan ADD.

"Hari ini kami menuntut bahwa refocusing terkait ADD yang digunakan untuk penanganan Covid-19 di Kabupaten Trenggalek mutlak kita tolak," kata Puryono, Kamis (8/4/2021).

BACA JUGA : 

Berbagi dengan Sesama, Kejaksaan Negeri Trenggalek Bagi-Bagi Takjil kepada Pengguna Jalan

Kejari Trenggalek Buka Pojok Layanan Hukum Bagi Warga

Kejaksaan Negeri Trenggalek Resmi Tahan Terdakwa Korupsi Bansos SMD

Sekda Trenggalek Tegaskan ADD Tidak Dipangkas, Ketua AKD Puas

"Hari ini kami menuntut bahwa refocusing terkait ADD yang digunakan untuk penanganan Covid-19 di Kabupaten Trenggalek mutlak kita tolak," kata Puryono, Kamis (8/4/2021).

Alasan penolakan tersebut, sambungnya, karena ADD itu menyangkut anggaran rumah tangga desa. Bila ADD dipangkas maka gaji petugas di pemerintahan desa seperti BPD, PKK, Posyandu, RT, dan RW dipastikan hilang.

Oleh karena itu, dengan adanya rapat dengar pendapat ini, dia meminta agar para wakil rakyat memberikan jaminan kepada perangkat desa, agar ADD tidak dipangkas untuk penanganan Covid-19 di Kabupaten Trenggalek.

"Alokasi dana desa jangan sampai dikurangi satu rupiah pun, karena menyangkut hajat hidup yang ada di desa," pintanya.

Puryono juga memberikan ancaman apabila hingga hari Senin depan tidak ada kepastian jawaban dari pemerintah daerah atas aspirasi yang telah disampaikan dalam rapat dengar pendapat tersebut, maka dirinya beserta perangkat desa yang lain akan melakukan aksi turun ke jalan dengan jumlah massa yang besar.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Trenggalek Agus Cahyono dalam kesempatan yang sama berjanji akan mengawal secara maksimal agar ADD tidak mengalami refocusing di tahun ini.

"Kami sepakat dan kami akan mengawal aspirasi dan memberikan amanat kepada sekda dan jajarannya untuk berkoordinasi dengan bupati bahwa sebisa mungkin ADD itu tidak terkurangi," kata Agus.

Agus mengungkapkan, total ADD saat ini 101 miliar rupiah lebih berasal dari dana transfer sebesar 10 persen. Sementara total nilai rencana pemangkasan ADD seluruhnya mencapai 5 miliar rupiah.

Refocusing ADD itu sejatinya amanat dari pemerintah pusat. Kendati demikian, kata dia, melihat adanya aspirasi dari para perangkat desa maka DPRD Trenggalek mengambil sikap sepakat dan akan mengawal aspirasi tersebut.

"Kita kan tahu ya yang melakukan pelayanan sampai ke tingkat dasar bertemu langsung dengan masyarakat, itu adalah kepala desa," jelasnya.

Ditambahkan olehnya, di masa pandemi seperti saat ini ketika terdapat warga desa yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan kemudian meninggal dunia, para kades beserta perangkat lainnya tampil di depan, meski tidak ada insentif khusus untuk mereka.

"Dari situlah paling tidak pendapatan mereka dari ADD tidak dikurangi," pintanya. (man/zar)

Kecelakaan di Jemursari Surabaya, Mobil Kijang Innova Terguling Masuk Sungai
Rabu, 14 April 2021 22:12 WIB
SURABAYA, BANGASONLINE.COM - Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Jemursari, Surabaya. Sebuah mobil Toyota Kijang Innova nopol N 371 VA terjun ke sungai Jemursari hingga terguling.Peristiwa ini terjadi Rabu (14/4) petang sekira pukul 18.15 WIB, t...
Minggu, 11 April 2021 18:27 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan mulai Sabtu (10/4) kemarin melakukan uji coba pembukaan tempat wisata andalan Kabupaten Kediri. Di antaranya Wisata Besuki Irenggolo yang te...
Rabu, 14 April 2021 05:44 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Ini fenomena menarik. Ternyata dimatikannya Vaksin Nusantara justru memantik kepercayaan para tokoh nasional, dokter, dan para anggota DPR RI. Mereka ramai-ramai antre untuk Vaksin Nusantara. Benarkah mereka leb...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Jumat, 09 April 2021 09:59 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...