Sabtu, 08 Mei 2021 20:05

Hilang Dua Hari, Kakek di Tuban Ditemukan Tewas di Bekas Galian Tambang

Jumat, 09 April 2021 14:15 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Gunawan Wihandono
Hilang Dua Hari, Kakek di Tuban Ditemukan Tewas di Bekas Galian Tambang
Jenazah korban dievakuasi petugas.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Sarijo (61) asal Desa Pucangan, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban ditemukan tak bernyawa di sebuah galian tambang batu kapur di Desa Leren Kulon, Kecamatan setempat, Jumat (9/4/2021).

Korban diduga meinggal sejak dua hari yang lalu. Hal ini diketahui dari kondisi korban yang sudah mengalami pembusukan dan mengeluarkan bau tidak sedap.

"Tubuh korban sudah mengalami pembusukan. Dari keterangan pihak keluarga, korban tidak pulang sejak dua hari lalu," ujar Kapolsek Palang, AKP Simon Triyono.

Mantan Kapolsek Merakurak ini menuturkan, korban bukanlah seorang pegawai tambang, melainkan pencari burung yang berada di sekitar lokasi tambang.

BACA JUGA : 

Tabrak Truk Tronton, Pengendara Motor di Tuban Tewas di Tempat

Kasihan, Hidup Sendirian, Pria di Tuban ini Ditemukan Tewas di Sofa

Bawa Pemudik Masuk Tuban, Sopir Travel Gelap Asal Malang Diisolasi

Kasus Baru Meningkat dalam Dua Pekan, Tuban Jadi Zona Oranye Covid-19

"Tragedi ini bukan kecakaan kerja mas, karena korban seorang pencari burung," imbuhnya.

Awalnya, korban berpamitan kepada anggota keluarga untuk mencari burung, dua hari yang lalu. Namun, korban tidak pernah kembali lagi ke rumah. Sehingga pihak keluarga berusaha mencari keberadaan korban. Hingga akhirnya, korban ditemukan anak kandungnya, Surawi, dengan kondisi sudah tidak bernyawa

"Korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia," ungkap kapolsek.

Saat ditemukan, korban berada di dasar jurang bekas galian tambang batu kapur sedalam 50 meter. Selanjutnya saksi meminta bantuan warga dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Palang.

"Diduga korban kurang berhati-hati sehingga terpeleset dan jatuh ke jurang saat mencari burung," tuturnya.

Mendengar kejadian tersebut, petugas dari Polsek Palang dan tim medis setempat menuju ke lokasi guna melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan proses evakuasi, serta meminta keterangan saksi-saksi.

Setelah berhasil dievakuasi, jasad korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dapat segera dimakamkan dengan menyertakan surat keterangan yang mengetahui kepala desa setempat. (gun/rev)

Awal Mula Tarawih Cepat di Ponpes Hidayatullah Al Muhajirin Bangkalan
Jumat, 07 Mei 2021 23:44 WIB
BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Ada fenomena yang selalu viral setiap Bulan Ramadan, yakni Salat Tarawih Cepat. Jika di Indramayu ada pesantren yang menuntaskan salat tarawih 23 rakaat dalam durasi hanya 6 menit, di Bangkalan juga ada pesantren ya...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Sabtu, 08 Mei 2021 09:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Genre baru persuratkabaran dimulai dari Singapura. Koran terkemuka di negeri singa itu mengubah diri menjadi not for profit. Perubahan drastis ini dilakukan setelah mengalami kemerosotan yang terus terjadi.Tapi apa beda...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...