Minggu, 01 Agustus 2021 05:40

Terjangkit Covid-19, Apakah Aman Ibadah Puasa?

Kamis, 15 April 2021 16:18 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Catur Andy Erlambang
Terjangkit Covid-19, Apakah Aman Ibadah Puasa?
dr. Rizky Amelia Sp.P.D.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Puasa di Bulan Ramadhan merupakan ibadah yang dinantikan oleh umat Islam. Namun, bagaimana jika terinfeksi Corona? Apakah aman menjalankan ibadah puasa?

"Kalau tanpa gejala berarti, tidak ada gejala, silakan berpuasa. Tapi observasi, karena sekali lagi kita dalam kondisi observasi tidak ada gejala. Ketika kita berpuasa tiba-tiba naik suhu tubuhnya misal 37,5 derajat celcius, saya rasa membatalkan puasa," kata dr. Rizky Amelia Sp.P.D., salah satu dokter spesialis penyakit dalam terbaik yang dimiliki oleh Rumah Sakit Rohman Rohim, Sukodono, Sidoarjo.

Tak masalah apabila pasien OTG tetap berpuasa. Namun mereka harus konsumsi makanan sehat seperti sayuran, buah, dan cukup air putih. Hal ini untuk menjaga imunitas tubuh tetap kuat.

dr. Rizky mengingatkan, agar masyarakat memperhatikan kondisi tubuh masing-masing. Jika merasa tak kuat, tidak masalah untuk tidak berpuasa. "Jangan memaksakan diri," katanya.

BACA JUGA : 

Jangan Takut Tapi Jangan Sombong, Dalam Sejarah Islam Pernah Terjadi Wabah Tha’un

Bentuk Tim Tracer, Kapolresta Banyuwangi: Ini Tugas Tak Ringan yang Harus Dijalankan

Doakan Para Pemimpin Bisa Atasi Covid-19, Kiai Asep Minta Jangan Mengail di Air Keruh

Di Tengah Kesulitan (Pandemi) Selalu Ada Malaikat, Meski Ada yang Tega Jadi Setan

Menurutnya, jika OTG masih diperbolehkan untuk berpuasa. Berbeda halnya dengan pasien Corona yang bergejala ringan, mereka tidak disarankan untuk berpuasa.

"Prinsipnya saya sampaikan, kalau sedang terinfeksi akut misalnya demam, batuk-batuk, pilek, tifus, dan demam berdarah, termasuk juga Covid-19 walau gejalanya ringan, tidak dianjurkan untuk berpuasa," bebernya.

dr. Rizky mengatakan, pada saat tubuh terinfeksi virus, dalam hal ini Covid-19, akan terjadi perlawanan pada saat terjadi infeksi. Karena itu, tubuh memerlukan asupan energi yang banyak untuk melawan penyakit tersebut.

"Kondisi saat sedang terinfeksi kita butuh minum, kemudian butuh makan juga secara rutin setiap 6 atau 8 jam. Kalau kita berpuasa, jadi tidak ada makanan atau minuman yang masuk ke dalam tubuh," pungkas Amelia. (cat/rev)

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...