Kamis, 13 Mei 2021 09:45

ASC Foundation Kembali Kirimkan Ribuan Paket Sembako ke Wilayah Terdampak Gempa Malang

Minggu, 18 April 2021 23:12 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Rochmad Aris
ASC Foundation Kembali Kirimkan Ribuan Paket Sembako ke Wilayah Terdampak Gempa Malang
Prof Dr KH Asep Syaifuddin Chalim MA sebagai Pelopor ASC Foundation.

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - ASC Foundation yang dipimpin oleh Muhammad Al Barra atau Gus Barra kembali mengirimkan bantuan 1.100 paket sembako untuk korban gempa bumi di Jawa Timur. Dengan perincian yaitu, 600 paket sembako ke Lumajang, 200 paket sembako ke Tulungagung dan Trenggalek, serta 300 paket sembako susulan ke Kabupaten Malang.

Sebanyak 1.100 paket sembako yang berisi 5 kg beras, sarung maupun kain jarik, dan uang @ Rp 100 ribu itu murni berasal dari ASC yang dipimpin oleh Gus Barra, yang juga sebagai Wakil Bupati Mojokerto.

"Sebelumnya, ASC Foundation telah mengirimkan bantuan 1.200 paket sembako kepada korban gempa bumi di Kabupaten Malang. Senin (19/4) pagi dilanjutkan dengan mengirimkan bantuan sembako ke Lumajang, Tulungagung, Trenggalek, serta susulan bantuan ke Kabupaten Malang," jelas Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, M.A. atau Kiai Asep, Pelopor ASC Foundation, Minggu (18/4/2021).

"Saya juga mengajak kepada saudara-saudara saya yang sebagai konglomerat di negeri ini, agar bisa memiliki kepekaan sosial, dan secara proaktif ikut membantu memberikan sembako atau kebutuhan lainnya kepada para korban bencana alam," sambungnya.

BACA JUGA : 

Pindah ke Surabaya, Kiai Asep Bagikan Bingkisan pada Janda, Veteran, dan Warga Siwalankerto

11 Kepala Desa Angkut 11.000 Paket Sedekah Kiai Asep untuk Puluhan Ribu Warganya

Salat Malam, Ulama-Tokoh Jatim Cari Lailatul Qadar, juga Doakan Putri Ini Jadi Pemimpin Nasional

Ajak Konglomerat Peduli, Kiai Asep Salurkan Zakat 51 Ton Beras kepada Masyarakat Mojokerto

Adapun data terakhir yang dirilis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Lumajang menyebutkan, jumlah korban meninggal dunia dampak gempa bumi sebanyak 6 orang.

Yakni, pasangan suami-istri Ahmad Fadholi dan Sri Yani, warga Desa Tempurejo, Kecamatan Tempursari, yang tertimpa batu besar saat berkendara di Jalur Piket Nol bersamaan terjadinya guncangan gempa bumi.

Korban meninggal lainnya yakni, Juwanto, H. Nasar, dan Bonangi yang ketiganya merupakan warga Desa Kaliuling, Kecamatan Tempursari. Mereka meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan bangunan rumah yang roboh akibat guncangan gempa.

Korban terakhir adalah Mardiyah berusia 70 tahun, warga Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, yang tertimpa reruntuhan bangunan rumah. Mardiyah sempat dibawa ke Puskesmas Pronojiwo, kemudian dirujuk di RSUD Pasirian, namun akhirnya meninggal. (ris/ian)

Jual Telur Infertil, 2 Warga Pasuruan Dicokok Polisi
Senin, 10 Mei 2021 23:24 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Aparat Polres Pasuruan mengamankan 2 orang pelaku perdagangan telur ayam infertil. Selain memperdagangkan telur infertil atau afkir, keduanya juga menjual limbah telur tak layak konsumsi, kepada produsen roti rumahan...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Kamis, 13 Mei 2021 08:15 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com-Tulisan Dahlan Iskan tentang Revolusi Energi edisi 2 ini menarik dinikmati pada Hari Raya Idul Fitri. Memang tergolong berat dan berbobot. Tapi mudah dicerna. Apalagi ditulis secara "sederhana" dalam bentuk pointer-pointer ...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...